Genangan terjadi di sejumlah titik wilayah Jakarta Selatan

Genangan terjadi di sejumlah titik wilayah Jakarta Selatan

Genangan air hujan sempat terjadi di kolong Semanggi depan Atmajaya, Jakarta, setinggi 30 cm, kini air sudah surut dan lalu lintas berangsur normal kembali, Jumat malam (27/12/2019) (ANTARA/HO-Twitter TMC Polda Metro Jaya)

Jakarta (ANTARA) - Hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta sejak Jumat sore hingga malam menyebabkan terjadinya genangan di sejumlah titik, terutama di wilayah Jakarta Selatan.

Berdasarkan laporan dari akun twitter TMC Polda Metro Jaya, genangan dilaporkan terjadi di beberapa ruas jalan seperti di 'underpass' Gandaria City.

Ketinggian air menggenangi jalan setinggi 80 centimeter dilaporkan terjadi pukul 18.05 WIB, mengakibatkan arus lalu lintas di kawasan tersebut tersendat.

Genangan tersebut juga mengakibatkan arus lalu lintas dari Permata Hijau dialihkan ke Jalan Pakubuwono.

Sementara itu, genangan air setinggi 30 cm juga dilaporkan terjadi di kolong Semanggi depan Atmajaya arah Senayan pada pukul 19.33 WIB.

Baca juga: Sampah di kabel optik bawah tanah penyebab genangan Green Garden

Baca juga: Wali Kota Jaksel pastikan timnya siap antisipasi banjir musim hujan

Baca juga: Kemarin, nasib Lurah Jelambar hingga alasan ada genangan di Jakarta


Hingga pukul 20.20 WIB genangan atau banjir di 'underpass' Gandaria City dilaporkan sudah surut, kendaraan sudah bisa melintas dan arus lalu lintas dua arah terpantau padat.

Begitu juga dengan arus lalu lintas di Jalan Asia Afrika Senayan arah Pakubuwono sudah terpantau ramai cenderung padat sejak pukul 19.41 WIB.

Laporan banjir juga diinformasikan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Selatan sektor Pasar Minggu, air setinggi dada orang dewasan menggenang pemukiman warga di wilayah Cilandak Timur, Jalan NIS RT 03 RW 03.

"Banjir dilaporkan dari sore, malam ini informasinya semakin naik, kita sudah turunkan satu perahu karet ke lokasi," kata Kepala Pleton Sudin PKP sektor Pasar Minggu, Ruwanto.

Ruwanto mengatakan, banjir terjadi akibat luapan kali yang ada di sekitar lokasi.


 

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMKG: dampak Ferdinand & Esther tidak secara langsung

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar