Kilas Balik 2019

Menakar kesuksesan 19 transfer terheboh sepanjang tahun - (Bagian II)

Oleh Gilang Galiartha

Pemain Manchester City Joao Cancelo (kiri) berebut bola dengan pemain Wolverhampton Wanderers Adama Traore pada laga lanjutan Liga Inggris di Etihad Stadium, Manchester, Inggris, Minggu (6/10/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Andrew Yates/foc.

16. Joao Cancelo & Danilo (Manchester City-Juventus)

Manchester City memboyong Cancelo dengan nilai setara 60 juta poundsterling ditukarkan Danilo yang menyeberang ke Juventus pada 7 Agustus.

Angka itu membuat Cancelo jadi bek kanan termahal di dunia, dan ia jadi pilihan utama Pep Guardiola di Liga Champions, tetapi di Liga Inggris legiun Portugal itu cuma main enam kali dari 19 pertandingan.

Baca juga: City rekrut Cancelo dari Juventus, tukar tambah dengan Danilo

Cancelo masih kesulitan menggusur hegemoni Kyle Walker di sektor kanan pertahanan Man City.

Sementara itu Danilo juga hanya menjadi pemain rotasi dalam skuat besutan Maurizio Sarri di Juventus, tampil 12 kali dalam 23 pertandingan mereka.

Angka yang digelontorkan Man City maupun Juventus tergolong fantastis untuk pemain rotasi, tapi mungkin tidak ada artinya bagi dua klub terkaya di liga masing-masing itu.

17. Romelu Lukaku (Manchester United)

Lukaku disambut dengan meriah oleh para suporter Inter Milan di Bandara Malpensa setelah mendarat untuk menyelesaikan kepindahannya dari Manchester United dengan banderol 80 juta euro pada 8 Agustus.

Baca juga: Conte sanjung penampilan apik Lukaku dan Martinez

Nilai rekor pembelian Inter itu cukup dilunasi dengan torehan 14 gol yang dicetak Lukaku dalam 22 pertandingan di semua kompetisi.

Lukaku menjadi bagian penting dari revolusi Antonio Conte di Inter yang membuat Nerrazurri kini bercokol di puncak klasemen Serie A menjelang libur musim dingin.

Akan tetapi, Lukaku tak mampu membantu Inter meloloskan diri dari penyisihan grup Liga Champions dan kini mereka terlempar ke babak 32 besar kasta kedua Eropa, Liga Europa.

Baca juga: Saat hijrah ke Italia, Lukaku sadari bakal hadapi tindakan rasial

Di Italia, Lukaku menjadi salah satu sasaran pelecehan rasial yang kian mendapat sorotan dari publik global dalam beberapa tahun terakhir.

Selanjutnya: Coutinho & Icardi

Oleh Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kilas Balik 2019 - Desember: Dari prestasi Indonesia di SEA Games 2019 hingga peresmian tol pertama Kalimantan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar