Sun Pincess kapal pesiar keempat sandar di Makassar

Sun Pincess kapal pesiar keempat sandar di Makassar

Kapal pesiar Sun Princess asal Australia bersiap sandar di Pelabuhan Makassar, eks Sukarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (29/12/2019). ANTARA/Suriani Mappong.

Ini adalah kapal pesiar yang keempat selama tahun ini
Makassar (ANTARA) - Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), Farid Padang mengatakan kapal pesiar asal Australia 'Sun Princess' merupakan kapal pesiar keempat
yang sudah bersandar di dermaga Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kami bersyukur di penghujung tahun ini Pelabuhan Makassar kedatangan lagi kapal pesiar. Ini adalah kapal pesiar yang keempat selama tahun ini dan kami menganggap ini adalah hadiah di tahun baru yang tinggal tiga hari lagi," kata Farid di Makassar, Minggu.

Ia menuturkan, kapal pesiar tersebut membawa sebanyak 2.107 penumpang yang berasal dari berbagai negara. Kendati demikian, dari seluruh kapal yang bersandar hanya bisa berlabuh paling lama delapan jam.

Baca juga: Kapal pesiar bawa 2.160 penumpang sandar di Pelabuhan Makassar

Ke depannya, pihaknya akan bekerja sama dengan instansi dan stakeholder terkait untuk membuat paket wisata agar kapal pesiar bisa bermalam atau paling tidak sandar selama tiga hari, agar para penumpang rata-rata wisatawan asing dapat lebih lama menikmati berbagai destinasi wisata di Sulawesi Selatan.

"Nanti kami akan buatkan paket wisata dimana para turis bisa langsung menuju ke Takabonerate di Selayar dengan menggunakan kapal yang lebih kecil. Atau mereka dapat lebih lama menikmati destinasi wisata lainnya seperti di Malino, Rammang-rammang dan Bantimurung," kata Farid.

Sementara Manager Pelayanan Barang dan Aneka Usaha PT Pelindo IV Cabang Makassar, Chairil Anwar mengemukakan bahwa kapal pesiar yang sandar di Pelabuhan Makassar sejak pukul 08.30 WITA tersebut dari Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

“Kapal ini selanjutnya akan berlayar kembali pada pukul 17.00 WITA menuju Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang,” ujarnya.

Ia mengatakan sejak 8 Desember 2019, kapal pesiar dengan 846 awak ini sudah singgah di 11 pelabuhan, yaitu Port Kelang Malaysia, Singapura, Phu My Vietnam, Sihanoukville Kamboja, Laem Chabang Thailand, Ko Samui Thailand, Benoa Bali, Fremantle Australia, Geraldton Australia, Pulau Komodo dan Pelabuhan Makassar.

Turis yang diangkut berasal dari berbagai negara, seperti Australia, Amerika, Inggris, Belgia, Brasil, Kanada, Swiss, Jerman, Italia, Roma, Spanyol, Swedia bahkan ada pula dari Indonesia.

Sebelumnya, kapal tersebut saat sandar di Pelabuhan Makassar eks Sukarno Hatta disambut tari-tarian tradisional, selanjutnya para turis ini kemudian menyebar untuk menjelajahi daerah destinasi wilayah setempat seperti Benteng Rotterdam, Anjungan Pantai Losari hingga toko aneka kerajinan dan oleh-oleh khas Makassar.

Baca juga: Kapal pesiar bawa 994 orang turis sandar di Sabang
 

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah masih dalami cara penjemputan WNI di Kapal Diamond Princess

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar