Serial "Friends" tidak bisa ditonton lagi di Netflix

Serial "Friends" tidak bisa ditonton lagi di Netflix

Serial "Friends" (ANTARA News/ist)

Jakarta (ANTARA) - Serial TV legendaris "Friends" mulai hari ini tidak dapat ditonton lagi di layanan streaming Netflix di Amerika Serikat karena akan segera dipindahkan ke platform lainnya, HBO Max pada bulan Mei mendatang.

Dilansir Deadline, Kamis, "Friends" merupakan salah satu serial yang paling banyak ditonton di Netflix selama beberapa tahun terakhir.

Penggemar serial tersebut melayangkan kekecewaan mereka lewat Twitter dan sempat menjadi topik terpopuler di media sosial dengan logo burung biru itu.

Acara ini sebelumnya diperpanjang di Netflix sampai akhir 2019 dalam satu tahun, ekstensi non-eksklusif senilai setidaknya 100 juta dolar AS.

WarnerMedia kemudian mengunci hak eksklusif "Friends" untuk HBO Max dalam perjanjian senilai 425 juta dolar AS.

HBO Max memiliki biaya langganan 15 dolar per bulannya saat diluncurkan pada bulan Mei nanti.

Serial legendaris lainnya, "The Office", juga dikabarkan akan dihapus dari Netflix. Sitkom itu akan hengkang dari Netflix pada 1 Januari 2021 sebelum dipindah ke layanan streaming Peacock, yang akan diluncurkan NBCUniversal pada April mendatang.

Terlepas dari beberapa pasang-surut judul, eksekutif Netflix terus bersikeras bahwa perusahaan telah memperkirakan akan kehilangan judul TV dan film karena lebih banyak berfokus pada produksi originalnya.

Netflix menunjuk ke data internal yang menunjukkan bahwa pelanggan menghabiskan lebih banyak waktu dengan tontonan original seperti "Stranger Things" hingga "The Irishman" daripada program lama.

“Dari apa yang telah kami lihat di masa lalu ketika kami merilis konten katalog yang kuat, kami beralih untuk menikmati konten original lainnya untuk pengguna," kata Netflix.

Baca juga: "Friends" edisi reuni berpeluang tayang di HBO Max

Baca juga: Jennifer Aniston ungkap alasan "Friends" tidak dibuat versi film

Baca juga: Pembuat "Friends" tegaskan takkan ada versi "reboot"


Penerjemah: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

INDEF dukung pemerintah pungut PPN Google, Amazon, Netflix, dan Spotify

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar