Warga Bendungan Hilir kerja bakti bersihkan daerah terendam banjir

Warga Bendungan Hilir kerja bakti bersihkan daerah terendam banjir

Suasana di Gang Al-Falah RT.08/01 Kelurahan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2020). (ANTARA/Katriana)

Hujan deras di hampir seluruh daerah ibu kota dan sekitarnya sejak awal Tahun Baru 2020 telah menyebabkan banjir di sejumlah tempat, termasuk di beberapa RT di Kelurahan Bendungan Hilir.
Jakarta (ANTARA) - Warga di Gang Al-Falah IV RT.08/01 Kelurahan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, bekerja bakti membersihkan jalanan yang masih terendam banjir.

"Warga kerja bakti bersihin rumah dan jalanan," kata Sayid Abdullah, Ketua RT.08/01 di kelurahan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis.

Baca juga: BPPT siapkan teknologi modifikasi cuaca cegah banjir di Jabodetabek

Baca juga: Kemensos distribusikan logistik untuk korban banjir Bekasi

Baca juga: Kemensos distribusikan logistik untuk korban banjir Bekasi


Hujan deras di hampir seluruh daerah ibu kota dan sekitarnya sejak awal Tahun Baru 2020 telah menyebabkan banjir di sejumlah tempat, termasuk di beberapa RT di Kelurahan Bendungan Hilir.

Selain menyebabkan ratusan warga mengungsi, banjir tersebut merusak perabotan dan barang-barang elektronik di rumah-rumah warga.

Kholid, salah satu warga di gang tersebut, mengaku ia baru menyadari rumahnya terendam banjir sejak Rabu dini hari.

Banjir tersebut merusak sejumlah perabotan dan alat-alat elektronik seperti lemari piring, lemari baju, penanak nasi dan barang-barang lainnya.

Baca juga: Warga Bendungan Hilir temukan anak ular kobra dari balik pohon tumbang

Baca juga: Puluhan warga Bendungan Hilir masih mengungsi di masjid

Baca juga: Pengemudi 'ojol' terjang banjir di Benhil demi antar pesanan


"Jadi sadarnya pas air sudah masuk ke dalam rumah," katanya.

Ia dan lima anggota keluarganya yang lain mengungsi ke masjid. Tetapi saat ini sudah kembali dan sudah mulai membersihkan rumahnya setelah surut.

Kondisi banjir di RT.08 yang terdiri dari sekitar 30 KK itu saat ini sudah mulai surut, meski masih terlihat genangan setinggi sekitar 10 sentimeter di jalanan di daerah itu.

Sayid menduga banjir di daerahnya mulai surut seiring dengan pembukaan di bagian hilir Kali Krukut yang melintasi daerahnya.

Selain itu, warga juga bahu membahu bekerja bakti membersihkan sejumlah saluran air yang tersumbat oleh sampah, sehingga secara bertahap banjir di daerah itu tampak semakin surut.

Pewarta: Katriana
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kodim 0824 Jember tanam rumput vetiver di daerah rawan banjir bandang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar