Puluhan petugas PPSU bersihkan puing-puing banjir di Bendungan Hilir

Puluhan petugas PPSU bersihkan puing-puing banjir di Bendungan Hilir

Puluhan petugas PPSU membersihkan puing-puing sampah yang terseret saat banjir di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2020). ANTARA/Katriana/am.

Petugas PPSU mengangkut lebih dari 12 ton puing-puing dari beberapa titik pengumpulan lain di Bendungan Hilir
Jakarta (ANTARA) - Puluhan petugas PPSU membersihkan puing-puing yang terseret banjir di Kelurahan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Bersihkan puing-puing sampah yang kebawa banjir," kata salah satu petugas PPSU bernama Komar di sekitar Taman Singkarak, Kelurahan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis.

Ia mengatakan pengangkutan puing-puing sampah sudah dilakukan sejak Rabu, saat hujan deras mengguyur Ibu Kota Jakarta dan wilayah lain di Indonesia pada awal Tahun Baru 2020.

Hujan deras tersebut menyebabkan banjir di sejumlah daerah di Jakarta, termasuk di Bendungan Hilir.

Banjir tersebut menyeret banyak sampah dan menumbangkan pepohonan sehingga puing-puing berserakan di banyak titik.

Baca juga: Warga Bendungan Hilir kerja bakti bersihkan daerah terendam banjir

Baca juga: Puluhan warga Bendungan Hilir masih mengungsi di masjid

Baca juga: Pengemudi 'ojol' terjang banjir di Benhil demi antar pesanan



Komar mengatakan dia bersama 75 petugas PPSU lainnya telah mengangkut lebih dari 12 ton puing-puing dari beberapa titik pengumpulan lain di Bendungan Hilir.

Puing-puing tersebut, katanya, berasal dari sejumlah perumahan warga di RW 01 hingga RW 09 di kelurahan tersebut.

"Sampahnya dari RW 01 sampe 06, 07, 08, dan 09," katanya.

Puing-puing sampah yang diangkut bermacam-macam jenis, di antaranya keranjang buah, kawat berduri, kayu, kasur, baju dan puing-puing sampah lainnya.

Selain mengangkut puing-puing dari Taman Singkarak di dekat Jalan Bendungan Hilir Raya, para petugas juga sebelumnya telah berkeliling mengangkut puing-puing di Jalan Danau Limboto, Pejompongan Baru dan sebagian daerah Gatot Subroto yang berbatasan dengan Slipi, Petamburan, Jakarta Barat.

Pewarta: Katriana
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Update banjir bandang NTT : korban hilang menjadi 48 orang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar