Tenis

Thiem yakin tahun ini 'Tiga Besar' tumbang di Grand Slam

Thiem yakin tahun ini 'Tiga Besar' tumbang di Grand Slam

Petenis Austria Dominic Thiem usai dikalahkan petenis Yunani Stefanos Tsitsipas di final ATP O2, London (17/11/2019). ANTARA/REUTERS/Action Images/Tony O'Brien/aa.

Jakarta (ANTARA) - Petenis nomor empat dunia asal Austria Dominic Thiem mengutarakan keyakinannya pada 2020 bakal ada juara baru Grand Slam di luar "Tiga Besar" Novak Djokovic, Rafael Nadal dan Roger Federer.

Sekalipun Thiem, petenis Jerman Alexander Zverev, petenis Yunani Stefanos Tsitsipas dan lainnya berhasil pada berbagai turnamen, ketiga petenis itu tetap mendominasi Grand Slam.

Baca juga: Thiem vs Djokovic di ATP Finals jadi pertandingan terbaik

Thiem yang sedang berada di Sydney untuk peresmian sebuah turnamen Piala ATP adalah salah satu petenis di luar tiga besar yang akan membuat terobosan tahun ini yang mengawali Grand Slam pertama dengan Australia Open beberapa pekan ke depan di Melbourne.

Thiem menyatakan para petenis muda sudah semakin dekat.

"Saya kira kami sudah banyak menantang mereka. Kami juga mengalahkan mereka khususnya pada tingkat Masters 1000 dan ATP Finals," kata Thiem yang merupakan runner up di bawah Tsitsipas pada ATP Finals di London November silam.

Baca juga: Thiem puas dengan kemajuan permainannya pada 2019

"Saya kira panggung terakhir yang kami harus kuasai adalah panggung Grand Slam, dan saya sungguh menganggap kita akan menyaksikan juara baru Grand Slam pada 2020," kata Thiem seperti dikutip AFP.

"Saya sangat berharap juara baru itu saya, tapi Anda tak bisa menjamin apa-apa. Ada juga banyak petenis sangat kuat lainnya yang bisa mencapai hal itu."

"Mungkin itu juga tak terjadi dan tiga besar mengusai keempat-empatnya (Grand Slamd)," sambung dia. "Namun, kami berusaha melakukan apa saja untuk mencapai posisi puncak, mencapai gelar terbaik, gelar Grand Slam."

Baca juga: Thiem naik satu peringkat usai tuntaskan ATP Finals

Baca juga: Juarai ATP Finals 2019, Tsitsipas naik kelas


Thiem (26) yang tahun lalu memenangkan lima piala di Indian Wells, Barcelona, Kitzbuhel, Beijing, dan Vienna, tetapi gagal pada keempat turnamen Grand Slam. Dia tumbang pada babak pertama Wimbledon dan US Open, lalu pada Australia Open gagal pada babak kedua, sedangkan pada Prancis Terbuka berhasil mencapai final untuk dikalahkan raja lapangan tanah liat Rafael Nadal.

"Saya bahagia sekali betapa permainan saya sudah meningkat, khususnya pada babak terakhir musim 2019," katanya seperti dikutip AFP.

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kisah Christopher Rungkat tembus babak utama Wimbledon

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar