BMKG Sultra keluarkan peringatan dini waspada cuaca ekstrem

BMKG Sultra keluarkan peringatan dini waspada cuaca ekstrem

Ilustrasi cuaca ekstrem. (dok. ANTARA)

Kendari (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluarkan peringatan dini agar mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem dalam tiga hari ke depan di wilayah itu.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Klas II Kendari, Ramlan, melalui rilisnya, Kamis, mengatakan bahwa BMKG Sultra memprakirakan dalam tiga hari ke depan yakni 2-4 Januari potensi cuaca ekstrem, curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi dibeberapa wilayah Sultra.

Beberapa wilayah itu di antaranya Wakatobi, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara, Baubau, Buton, Konawe Utara, Konawe Selatan, Bombana, Muna, Muna Barat, Kendari, dan Konawe.

Ia mengungkapkan bahwa potensi cuaca berupa angin kencang yang dapat mencapai di atas 15 knot, sehingga berpotensi gelombang dengan tinggi 1.25 – 2.5 meter kategori gelombang sedang terjadi di wilayah perairan Baubau, perairan Wakatobi, dan Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara.

Baca juga: BMKG: Di Sultra tiga hari kedepan berpotensi cuaca ekstrem

Baca juga: BMKG: Sultra alami 185 gempa bumi sepanjang 2019

Baca juga: Capai 38 derajat Celcius, suhu di Pomalaa-Sultra ekstrem

Baca juga: BMKG: Tinggi gelombang laut Banda Timur Sultra capai 4 meter


"Kita menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2020 pada bulan Januari, yaitu di Kendari dan Konawe Selatan, pada bulan Mei yaitu di Konawe, pada bulan April, yaitu di Kolaka dan pada bulan Juni yaitu di Kepulauan Muna dan Buton," katanya.

Selain itu, Ramlan mengatakan bahwa dampak dari curah hujan tinggi dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

"Harap diperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran dan dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi di perairan Baubau, Wakatobi, dan laut Banda Timur Sultra agar tetap selalu waspada,"

Ia meminta kepada masyarakat agar tetap memperbarui informasi dari BMKG serta instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik.

Informasi cuaca terkini dapat diakses melalui http://www.bmkg.go.id; Akun IG dan twitter @infobmkg; aplikasi iOS dan android "Info BMKG"; Akun facebook 'info bmkg sultra' atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG Prov Sultra WA (08114005929).*

Baca juga: BMKG: Tinggi gelombang laut Banda Timur Sultra capai 4 meter

Baca juga: Minggu dini hari, dua gempa guncang Indonesia timur

Baca juga: BMKG: Sejumlah wilayah Sultra kembali dilanda hujan

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemerintah antisipasi Karhutla di musim kemarauĀ 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar