Satu meninggal di rumah tergenang banjir di Green Ville Jakarta Barat

Satu meninggal di rumah tergenang banjir di Green Ville Jakarta Barat

Seorang warga meninggal berhasil dievakuasi oleh petugas kepolisian dan anggota Dinas Pemadam Kebakaran di Perumahan Green Ville, Tanjung Duren Barat, Jakarta Barat, Jumat (3/1/2019) (ANTARA News/Fathur Rochman)

Bisa jadi korban sakit parkinsonnya kambuh, terus jatoh, terus kena air. Memang lokasi itu banjir juga
Jakarta (ANTARA) - Satu orang ditemukan meninggal dunia di Perumahan Green Ville, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat petang, di dalam rumah yang tergenang banjir.

Korban diketahui bernama Hanny Ratna Tedja, berjenis kelamin perempuan dan diduga berusia sekitar 71 tahun.

"Korban tinggal sendiri. Informasinya dia perawan tua," ujar Kanit Binmas Polsek Kebon Jeruk Iptu Suparman di lokasi kejadian, Jumat malam.

Suparman mengatakan pihaknya memperoleh informasi adanya penemuan mayat tersebut dari warga sekitar pukul 17.45 WIB.

Baca juga: BNPB catat 30 korban meninggal dunia akibat banjir Jabodetabek

Setiba di lokasi, aparat kepolisian harus menggunakan perahu karet untuk menuju TKP penemuan mayat di dalam rumah di Komplek Perumahan Green Ville RT 12/RW 14, Kebon Jeruk, lantaran di sekitar lokasi masih tergenang banjir setinggi pinggang orang dewasa.

Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 21.20 WIB.

Pihak kepolisian dari Polsek Kebon Jeruk dan Polres Jakarta Barat yang berada di lokasi belum dapat memastikan penyebab kematian korban.

Namun diduga korban meninggal karena sakit parkinson yang diderita, ditambah lokasi rumah yang tergenang banjir.

Baca juga: Kemensos data 21 orang meninggal akibat banjir dan longsor

"Bisa jadi korban sakit parkinsonnya kambuh, terus jatoh, terus kena air. Memang lokasi itu banjir juga," ujar salah seorang anggota reserse yang bertugas.

Saat ini jenazah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat untuk diautopsi.

Perumahan Green Ville, Jakarta Barat, hingga Jumat malam, masih digenangi banjir dengan ketinggian bervariasi antara 1-2 meter akibat curah hujan tinggi pada malam Tahun Baru 2020.

Baca juga: Kemensos beri santunan Rp15 juta untuk korban banjir meninggal dunia

Beberapa titik di perumahan elite tersebut masih tergenang cukup tinggi hingga dua meter, seperti di Blok R, S, V, W dan X Perumahan Green Ville.

Rumah-rumah mewah itu tergenang banjir, berikut mobil dan motor yang juga terlihat terendam air di garasi, halaman, dan depan rumah hingga nyaris tak terlihat bentuknya.

Baca juga: Sembilan orang meninggal akibat banjir dan tanah longsor

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar