Polisi berupaya secepatnya ungkap kasus kebakaran Padang Teater

Polisi berupaya secepatnya ungkap kasus kebakaran Padang Teater

Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan.  (Antara Sumbar/Fathul Abdi)

Padang, (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang berupaya secepatnya mengungkap kasus kebakaran yang terjadi di kawasan Padang Teater Pasar Raya yang terjadi pada Jumat (3/1) malam.

Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan di Padang, Sabtu, mengatakan pihaknya saat ini tengah mengumpulkan data dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Baca juga: Polisi usut penyebab kebakaran 26 kios Pasar Arumbai

"Kami masih menunggu laporan lengkap dan kita lihat perkembangannya, " kata dia.

Ia mengatakan saat ini tim identifikasi masih bekerja mengumpulkan data yang ada di lokasi.

Baca juga: Puslabfor Mabes Polri menyelidiki kebakaran pasar penampungan Sukabumi

"Terkait kasus ini apa ada kesengajaan atau bukan, masih diusut oleh petugas kepolisian," katanya.

Menurut dia, saat ini pihaknya masih menunggu apakah perlu atau tidak mendatangkan Tim Labfor Polri di Medan.

Baca juga: Ikappi sebut 10.088 kios pasar terbakar selama 2019

"Kami masih belum tahu dan menunggu laporan serta menghimpun data," kata Yulmar.

Sebelumnya, sejumlah toko yang berada di lantai II kawasan Padang Teater, Pasar Raya Padang terbakar pada Jumat (3/1) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dedi Henidal menyebutkan ada 13 kios yang dilalap si jago merah.

Dengan rincian sebanyak 12 kios menjual pakaian dan satu kios barang elektronik, ditambah dua lapak penjual minuman serta makanan juga ludes dalam peristiwa itu.

Ia mengatakan ketika peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, keadaan di lokasi sedang kosong dan tidak ada kios yang beroperasi.

"Kobaran api bisa dijinakkan petugas sekitar pukul 23.30 WIB, sehingga api tidak merambat lebih luas ke toko lain," katanya.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kibarkan bendera Bintang Kejora, Polda Papua tangkap 8 orang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar