Isdianto minta izin kepada jurnalis bertarung pada Pilkada Kepri

Isdianto minta izin kepada jurnalis bertarung pada Pilkada Kepri

Pelaksana Tugas Gubernur Kepri Isdianto. ANTARA/Nikolas Panama/pri.

"Kalau diizinkan, saya akan maju pada pilkada," ujar Isdianto di hadapan puluhan jurnalis, di Tanjungpinang, Sabtu.
Tanjungpinang (ANTARA) - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto meminta izin kepada puluhan jurnalis di Tanjungpinang untuk mencalonkan diri pada Pilkada Kepri.

"Kalau diizinkan, saya akan maju pada pilkada," ujar Isdianto di hadapan puluhan jurnalis, di Tanjungpinang, Sabtu.
Baca juga: Bawaslu ajak masyarakat Kepri perkuat pengawasan pilkada

Sebagian jurnalis merespons positif keinginan Isdianto, sementara sebagian lagi memilih diam.

Isdianto memastikan dirinya mencalonkan diri pada Pilkada Kepri. Namun ia belum dapat memastikan apakah sebagai calon gubernur atau calon wakil gubernur.

Keputusan terkait pencalonan dirinya itu, diserahkan kepada PDIP. Isdianto pun sudah mendaftarkan diri sebagai kandidat Pilkada Kepri melalui PDIP beberapa jam sebelum Ketua DPD PDIP Kepri Surya Respationo mendaftar di sekretariat partai tersebut.

"Waktu masih ada. Kami menunggu keputusan partai," ujarnya pula.

Isdianto mengungkapkan keinginannya untuk mencalonkan diri pada pilkada dilatarbelakangi dorongan banyak pihak, termasuk tokoh masyarakat, politisi dan kelompok masyarakat dari berbagai daerah. Ia ingin merealisasikan visi misi Pemprov Kepri ketika masih dipimpin HM Sani-Nurdin Basirun.

Selain itu, ia bertekad meningkatkan investasi di Kepri, dan meningkatkan perekonomian masyarakat di perkotaan hingga di pesisir wilayah itu.

"Program pembangunan tentu menyentuh pada kebutuhan masyarakat. Kami ingin mengurangi angka kemiskinan, menciptakan lapangan pekerjaan dan membersihkan pemerintahan dari praktik KKN," ujarnya pula.

Isdianto mengemukakan masyarakat Kepri terutama yang tinggal di kawasan pesisir masih merasakan kurangnya perhatian pemerintah. Mereka membutuhkan fasilitas dasar, termasuk sektor transportasi, komunikasi, penerangan, pendidikan dan kesehatan.

"Tugas pemerintah menyediakannya," katanya.
Baca juga: Bupati Natuna maju Pilkada Kepri

Isdianto mengaku tidak dapat berbuat banyak selama menjabat sebagai Wakil Gubernur Kepri. Ia dilantik sebagai Wagub Kepri pada Maret 2019, kemudian dilantik sebagai Plt Gubernur Kepri pada Juli 2019.

"Selama menjabat Plt Gubernur Kepri, barulah saya bisa berbuat banyak untuk masyarakat. Masyarakat tentu mengetahui ketika saya menjabat wagub, ruang gerak saya terbatas," katanya lagi.
 

Pewarta: Nikolas Panama
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemenag dukung SKT FPI dapat terbit

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar