Chryshnanda: Road safety policing penting demi turunkan laka lantas

Chryshnanda: Road safety policing penting demi turunkan laka lantas

Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Brigjen Pol Dr. Chryshnanda Dwilaksana M.SI (dua kiri berdiri). ANTARA/HO/pri. (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Pol Chryshnanda Dwilaksana mengatakan Polri berupaya memperbaiki pola pemolisiannya menuju kebijakan keselamatan berlalu lintas.

Melalui siaran pers, Senin, Chryshnanda menuturkan pemolisian di bidang road safety dibangun untuk mendukung program pemerintah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan terwujudnya lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar, meningkatnya kualitas keselamatan, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan, terbangunnya budaya tertib berlalu lintas dan pelayanan prima di bidang LLAJ.

Baca juga: Lawan arus, WN Korea tabrak tukang bubur di Kelapa Gading

Baca juga: Minibus terbalik di Jalan DI Panjaitan akibat tabrak pembatas busway

Baca juga: Pengendara sedan tabrak separator busway di Jalan Biak


"Di era revolusi industri 4.0 dan menuju society 5.0, di dalam road safety policing akan dikembangkan pola atau model implementasi e-policing pada fungsi lalu lintas," kata Chryshnanda.

Ia mengatakan bahwa keselamatan berlalu lintas di Indonesia pernah dinilai buruk se-Asia Pasifik, yakni di bawah Laos dan Kamboja.

Bahkan pada tahun 2017, lanjut dia, peringkat Indonesia di posisi 17 atau sejajar dengan Bangladesh dan Sri Lanka.

Upaya pemolisian di bidang road safety, pertama dengan sistem online melalui TMC (Traffic Management Centre), SSC (Safety and Security Centre), ERI (Electronic Registration and Identification), SDC (Safety Driving Centre), INTAN (Intelligence Traffic Analysis), Smart Management dan Cyber Cops.

Kedua, untuk membangun petugas polantas yang profesional, cerdas, bermoral dan modern adalah dengan membangun literasi keselamatan berlalu lintas, pelatihan keselamatan berlalu lintas, membangun tim transformasi yang berisi perwakilan pemangku kepentingan yang membantu dan membangun ARSI (Asosiasi Road Safety Indonesia).

Ketiga, program-program penting bagi road safety di bidang keamanan dan keselamatan, bidang penegakan hukum, bidang registrasi dan identifikasi, bidang operasional, di bagian merancang dan maintenance up grade dan up dating system IT for road safety yang berbasis AI dan IOT," paparnya.

"Road safety policing ini dinamis dan terus menyesuaikan perubahan zaman dan kondisi karakteristik daerah yang ada," tambah dia.

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Integrasi pelayanan dokumen Polres Malang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar