Buka akses daerah terisolir di Bogor, Menteri PUPR tambah alat berat

Buka akses daerah terisolir di Bogor, Menteri PUPR tambah alat berat

Alat berat yang diterjunkan Kementerian PUPR untuk membuka akses daerah terisolir di Sukajaya, Bogor. Dokumentasi Kementerian PUPR

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono akan menambah kendaraan alat berat agar jalan utama menuju desa-desa di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor yang terisolir akibat longsor bisa diakses dalam waktu seminggu ke depan.

"Ini ada beberapa desa yang terisolir. Untuk itu saya buat dua tim. Kalau Bapak Presiden Jokowi kasih waktu seminggu, itu InsyaAllah bisa tembus," kata Menteri Basuki, dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.

Sedikitnya, menurut Menteri Basuki, 11 kendaraan alat berat akan diterjunkan untuk menembus jalan-jalan utama yang tertutup longsor.

Baca juga: Askrindo-Mandiri-Perhutani tanggap darurat banjir-longsor di Bogor

Adapun Kementerian PUPR sejak Sabtu (4/1) telah mengirimkan alat berat ke lokasi longsor di Kecamatan Sukajaya, yaitu enam excavator, satu loader, dan satu buildozer.

"Metodenya, setelah satu jalur menuju Sukajaya tembus, selanjutnya alat berat ini langsung berangkat ke desa berikutnya, kemudian kendaraan di belakang masuk untuk membersihkan," ujar Menteri PUPR tersebut.

Sedangkan jalan utama menuju Desa Pasir Madang ditarget bisa selesai dan dapat diakses pada Senin (6/1).

"Untuk Desa Pasir Madang, Sukajaya, mudah-mudahan Senin sore bisa tembus," kata Menteri Basuki.

Baca juga: BNPB imbau warga Bogor tak menanam tanaman semusim di lereng

Desa Pasir Madang, merupakan satu dari enam Desa yang hingga kini masih terisolir akibat longsor.

Pada hari Rabu (1/1) pukul 06.00 WIB terjadi hujan deras yang membuat Sungai Cidurian di Kabupaten Bogor meluap dan mengakibatkan beberapa wilayah sekitarnya mengalami banjir dan longsor.

Selain Desa Pasir Madang, masih banyak titik longsor yang menutup jalan-jalan utama menuju desa-desa lainnya yang juga mengalami bencana longsor, yakni Desa Kiarasari, Kiara Pandak, Urug, Cisarua, dan Desa Cileuksa.

Untuk akses jalan yang tertutup akibat banjir dan longsor, sebagian titik sudah terbuka yakni pada Jalan Raya Cigudeg – Kecamatan Sukajaya sepanjang 7 Km sudah, Posko Utama – Sub Pos Harkat Jaya sepanjang 2 Km, dan ruas Jl. Kiarasari – Jl. Pasir Madang sudah berhasil dibuka 4 titik dari 13 titik longsoran.

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden minta masyarakat tak panik soal virus Corona

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar