Suami ungkap Ria Irawan sempat menyerah akan kondisinya

Suami ungkap Ria Irawan sempat menyerah akan kondisinya

Suami mendiang aktris senior Ria Irawan, Mayky Wongkar saat ditemui usai pemakaman almarhumah Ria Irawan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2020). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

Jakarta (ANTARA) - Suami mendiang aktris senior Ria Irawan, Mayk Wongkar mengungkapkan kanker stadium empat yang Ria derita, sempat membuat pemeran film "Biola Tak Berdawai" itu menyerah.

"Dia bilang sama gue ini saja, 'capek'. Ya sakitnya bikin capek karena yang diserang dua, otak sama paru-paru. Jadi saat itu juga treatment-nya enggak bisa dibarengin karena fisiknya juga sudah enggak kuat," kata Mayk di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin.

Lebih lanjut, perawatan yang Ria jalani harus dilakukan terpisah lantaran faktor fisik dan usia, yang memang tidak memungkinkan untuk melakukannya secara bersamaan.

Hal ini lalu membuat Ria harus menjalani kemoterapi secara oral saja. Berbeda dengan perawatan di 4-5 tahun yang lalu di mana Ria bisa melakukan kemoterapi dan radiasi.

Sebelumnya Ria sempat dinyatakan sembuh. Namun pada 2017, sel kanker di tubuhnya kembali aktif dan menjalar ke diafragma. Dan tahun lalu, penyakit itu menyebar ke organ tubuh lainnya seperti otak dan paru paru.

Aktris Terbaik dalam ajang Festival Film Asia Pasific 2003 itu lalu sempat menjalani pengobatan untuk menjinakkan sel kanker di otaknya. Namun, di tengah pengobatan, sel kanker di paru-paru justru kian memburuk.

"Pilihannya adalah dia mau menyelesaikan (pengobatan kanker) kepala dulu biar dia bisa normal, bisa berkomunikasi, berjalan dan segala macam," kata Mayk.

"Ternyata (sel kanker) paru-paru dia agresif banget. Usai (perawatan kanker) otak mau (lanjut ke) treatment paru-paru, sudah kecolongan, paru-parunya banjir," ujarnya melanjutkan.

Kondisi Ria yang kian memburuk itu membuat dokter berencana melakukan tindakan pada Senin (6/1), namun, nyawanya tak sempat tertolong.

"Dokter bilang kalau hari Senin ini, mau kayak dimasukin alat kamera kecil gitu buat nyari sumber kankernya itu dimasukin ke paru, pokoknya harus nyari sumbernya itu," kata Mayk.

"Soalnya kan sedot terus (cairan di paru-paru), tapi tumbuh lagi, dan enggak baik buat paru dia, eh nggak lama ya gitu lah (meninggal)," ucapnya sembari menahan tangis.

Akhirnya, Ria Irawan harus berpulang di usia ke-50 tahun setelah berjuang melawan kanker kelenjar getah bening stadium empat itu di RSCM Jakarta, pukul 04.00 WIB, ditemani Mayk dan keluarga Irawan.

Ria telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, siang ini.


Baca juga: Hujan iringi pemakaman Ria Irawan di Tanah Kusir

Baca juga: Mayk Wongkar: Ria Irawan wanita yang sempurna

Baca juga: Rano Karno kenang Ria Irawan sebagai seorang pejuang

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sebelum meninggal dunia, Ria Irawan minta ditemani suami dan saudaranya

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar