Kemenag buka seleksi siswa madrasah unggulan

Kemenag buka seleksi siswa madrasah unggulan

Kiri-kanan: Kasubbag Tata Usaha Papay Supriatna, Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Kurikulum Sarana Prasarana Kesiswaan dan Kelembagaaan (KSKK) Madrasah Ahmad Hidayatullah, Direktur KSKK Madrasah Ahmad Umar dan Kasubdit Kesiswaan KSKK Madrasah Nanik Pujiastuti di Jakarta, Selasa (7/1/2019). ANTARA/Anom Prihantoro/pri.

Pendaftaran secara online ini bertujuan agar jangkauannya bisa luas, bisa diakses oleh siapa saja,
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) membuka Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) untuk sekolah keagamaan unggulan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC), MAN Program Keagamaan (MAN PK) dan MA Kejuruan Negeri (MAKN) tahun 2020.

Dalam jumpa persnya di Jakarta, Selasa, Direktur Kurikulum Sarana Prasarana Kesiswaan dan Kelembagaaan (KSKK) Madrasah Kemenag Ahmad Umar di Jakarta, Selasa, mengatakan pendaftaran SNPDB dibuka pada 13 Januari hingga 4 Februari 2020 melalui laman madrasah.kemenag.go.id/snpdb2020 yang dapat diakses secara daring/online.

"Pendaftaran secara online ini bertujuan agar jangkauannya bisa luas, bisa diakses oleh siapa saja," ujar dia.

Ia mengemukakan MAN IC, MAN PK dan MAKN merupakan model madrasah unggulan di Indonesia. Proses pendidikan di ketiga madrasah itu berbasis asrama.

Baca juga: Kemenag tetapkan Bandara Kertajati jadi embarkasi/debarkasi haji

Untuk MAN IC didesain memadukan keunggulan keimanan serta ketakwaan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemudian MAN PK adalah madrasah yang memiliki peminat keagamaan. Sedangkan MAKN fokus pada penyelenggaraan pendidikan kejuruan dengan kekhasan pendidikan agama Islam.

Menurut dia, madrasah unggulan itu memiliki peminat yang besar. Sebagai contoh peminat MAN IC pada 2019 sebanyak 13.967 pendaftar dengan slot tersedia sekitar 2.200. Terjadi seleksi yang kompetitif seiring tingginya peminat dibanding daya tampung MAN IC.

Terlebih, lanjut dia lulusan MAN IC 99,9 persennya mudah untuk masuk kampus favorit di dalam dan luar negeri.

Secara umum, dia mengatakan tes masuk SNPDB berisi materi tes potensi akademik (TPA) dan tes akademik. TPA mengukur kesungguhan, integritas, konsistensi, ketahanan dan hal terkait dari calon siswa. Sementara tes akademik mengukur kemampuan penguasaan pelajaran dari IPA, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Pendidikan Agama Islam.

Baca juga: MUI harapkan kedewasaan masyarakat jaga kerukunan di 2020

"Hasil TPA dikonfirmasi tes akademik. Akademik bagus tapi TPA tidak bagus skornya tentu tidak diutamakan," tambah dia.

Berikut ini jadwal lengkap Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) 2020.

Pendaftaran SNPDB dibuka pada 13 Januari hingga 4 Februari 2020.

Seleksi berkas SNPDB 2020 dilakukan 20 Januari hingga 8 Februari 2020.

Pengumuman kelulusan jalur prestasi pada 10 Februari 2020.

Pengumuman hasil seleksi berkas yang bisa mengikuti jalur tes tertulis pada 15 Februari 2020.

Tes tertulis berbasis komputer/CBT digelar 22 hingga 23 Februari dan pengumuman kelulusan jalur tes pada 7 Maret 2020.

Baca juga: Kemenag imbau Muslim Indonesia adakan shalat gerhana matahari

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ada 13 inovasi bagi jemaah haji tahun 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar