Reli Dakar

Ricky Brabec melesat di etape III di saat rival terkendala navigasi

Ricky Brabec melesat di etape III di saat rival terkendala navigasi

Pebalap tim Honda Ricky Brabec asal Amerika Serikat di etape I Reli Dakar 2020 antara Jeddah dan Al Wajh, Arab Saudi (5/1/2020) AFP/Franck Fife

Jakarta (ANTARA) - Ricky Brabec membuka jarak yang sangat lebar dari rival-rivalnya di etape III Reli Dakar di Neom, Arab Saudi, pada Selasa hingga merebut pimpinan klasemen umum sementara kategori sepeda motor.

Brabec yang menggunakan motor Honda menyelesaikan rute Special Stage (SS) sejauh 427km hari itu dalam waktu tiga jam 29 menit 31 detik dengan nyaman finis lima menit 56 detik di depan rekan satu timnya Jose Ignacio Cornejo, demikian laman resmi Dakar.

Kevin Benavides membawa Honda menguasai finis tiga teratas dengan selisih tujuh menit 22 detik.

Baca juga: Peterhansel kehilangan kontrol kemudi jelang finis etape II Dakar 2020

Baca juga: Ban bocor dan kesalahan navigasi hambat Al-Attiyah di etape II


Brabec yang menggunakan motor Honda ingin membalas kekecewaannya di etape sebelumnya dengan start yang kuat hari ini. Hingga km 43 di Special Stage (SS), pebalap Amerika Serikat itu mencatatkan waktu tercepat, tujuh detik di depan rekan satu timnya Kevin Benavides, yang finis keempat hari ini.

Sedangkan Cornejo kehilangan banyak waktu karena masalah navigasi ketika melaju di SS. "Kami mengisi bahan bakar dua kali. Hingga pengisian kedua, di saat disulitkan dengan navigasi, aku tidak membuat kesalahan. Aku membalap dengan baik."

"Tapi ada satu way-point yang tidak ada pada tempatnya atau mereka tidak memuatnya di GPS, saya tak yakin apa yang terjadi, tapi ada sekitar sepuluh pebalap bersamaan, pergi ke berbagai arah dan tidak menemukan way-point... lalu kami menemukan way-point selanjutnya," kata Cornejo.

Pablo Quintanilla yang finis ke-11 hari ini pun mengalami nasib yang sama dan bisa mendapatkan penalti setelah melewatkan way-point di balapan.

"Etape ini sangat sulit... ada satu way-point yang tidak berada pada tempatnya. Kami mencarinya dengan beberapa kawan dan pada akhirnya memutuskan untuk lanjut. Ini adalah etape tersulit untuk setiap orang dan kita lihat apa yang akan terjadi," kata pebalap asal Chile itu.

Sementara itu juara etape II, Ross Branch menjadi pebalap motor yang start pertama hari ini di depan pemimpin klasemen kemarin Sam Sunderland.

Sial bagi Branch, pebalap asal Botswana itu mengalami cedera bahu karena terjatuh setelah km 90. Rookie terbaik Dakar tahun lalu itu tak menyerah dan berada 49 menit di belakang Brabec setelah 200km.

Baca juga: Hasil etape II Dakar 2020: Para pebalap asal Afrika unjuk gigi

Baca juga: Terranova ambil alih pimpinan hingga etape II, Alonso sial tabrak batu


"Aku sedikit sial dan jatuh setelah 88km. Sedikit melebar di tikungan dan ada batu yang kulindas dengan ban belakangku," kata Branch yang sempat terlempar dari motornya itu meski finis satu jam tujuh menit lebih lambat.

Juara bertahan Toby Price juga kehilangan banyak waktu ketika mencari jalan keluar di bagian terakhir SS. Pebalap asal Australia itu finis 35 menit di belakang juara etape hari ini.

Karena kesalahan teknis yang berdampak kepada GPS para pebalap, maka steward balapan memutuskan untuk merubah hasil catatan waktu di SS yang kemudian ditentukan dengan waktu yang dibukukan di way-point 53, setelah 389km dari rute semula.

Dengan hasil itu, Brabec memimpin klasemen dengan unggul empat menit 43 detik dari Kevin Benavides diikuti oleh Matthias Walkner dari tim KTM (+6'02").

Joan Barreda Bort di peringkat empat (+11'02"), sementara Cornejo di peringkat lima (+11'09") dibayangi Toby Price yang tak jauh di belakang (+11'58").

Sementara Sunderland harus turun dari pucuk klasemen melorot ke peringkat sembilan setelah finis 21 menit 21 detik di belakang Brabec.

Etape IV akan menempuh rute Neom menuju Al Ula dengan Spesial Stage sepanjang 453km pada Rabu.
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar