Anti Hoax

Misinformasi, Jokowi Impor TKA China Karena Kualitas Tenaga Kerja RI Rendah

Misinformasi, Jokowi Impor TKA China Karena Kualitas Tenaga Kerja RI Rendah

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (ANTARA Foto/Wahyu Putro A)

Jakarta (ANTARA/JACX) - Sebuah tangkapan layar akun media sosial tampak membagikan unggahan yang mengutip salah satu berita di media nasional berjudul "Presiden Jokowi Marah Karena Kualitas Tenaga Kerja RI Masih Rendah".

Unggahan itu beredar di grup media sosial Facebook bernama Jokowi for President 2019 beserta narasi sebagai berikut:

"Ini adalah salah satu faktor kenapa kami melakukan impor TKA besar-besaran dari China. Selain mereka lebih ahli dari kalian, mereka juga lebih mudah diarahkan. Tenaga kerja asli Indonesia kurang bisa diandalkan."

Pada Jumat (3/1), tangkapan layar di grup itu ditampilkan ulang oleh pengguna lain Facebook. Pengunggah ulang di media sosial buatan Mark Zuckerberg itu turut pula membubuhkan narasi lain. Berikut isinya:

"Gimana perasa'anmu lur sebagai rakyat Pribumi. Apakah sama yg aku rasakan saat ini. Galau, stress, esmosi tingkat dewa. Pandai menyalahkan rakyat Pribumi. Gantian di kritik ngamuk2 dan ngancem2 #PRAY_MUKIDI"

Hingga Selasa (7/2), unggahan tersebut sudah dikomentari oleh 148 pengguna lain, disebarkan kembali sebanyak 58 kali, dan mendapatkan respon dari 133 pengguna lain.

Penjelasan:
Setelah ANTARA melakukan penelusuran, berita milik salah satu media nasional dengan judul "Presiden Jokowi Marah Karena Kualitas Tenaga Kerja RI Masih Rendah" itu telah dipublikasikan pada 22 November 2018.

Judul berita yang ditautkan dalam unggahan Facebook itu memang tidak mengalami proses penyuntingan.

Namun, isi berita tersebut sama sekali tidak membahas "impor TKA besar-besaran dari China". Selain itu, narasi tentang "TKA China lebih mudah diarahkan. Tenaga kerja asli Indonesia kurang bisa diandalkan", sebagaimana unggahan di dalam grup Facebook Jokowi for President 2019 juga tidak terdapat dalam berita.

Presiden Joko Widodo mengeluarkan pernyataan kualitas tenaga kerja RI masih rendah dalam rapat terbatas di Istana Bogor, 21 November 2018, yang membahas pembangunan sumber daya manusia untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi.

Dalam berita ANTARA berjudul "Presiden pimpin ratas bahas pembangunan SDM", Presiden Jokowi menyatakan kekhawatirannya terkait sumber daya manusia Indonesia.

Namun, tidak ditemukan pembahasan terkait "Impor TKA China" dalam berita itu.

Dengan demikian, unggahan akun Facebook yang memuat tangkapan layar berita berjudul "Presiden Jokowi Marah Karena Kualitas Tenaga Kerja RI Masih Rendah", telah mengalami penambahan narasi yang tidak benar.

Klaim: Presiden Jokowi Impor TKA China Karena Kualitas Tenaga Kerja RI Rendah
Rating: Salah/Misinformasi
 
Tangkapan layar hoaks Jokowi impor TKA China (Facebook.com)


Baca juga: LIPI fokus cari SDM unggul diaspora peneliti Indonesia

Baca juga: Menaker ajak investor Amerika kembangkan SDM Indonesia

Baca juga: Pembangunan Indonesia timur dipercepat siapkan SDM berdaya saing

Pewarta: Tim JACX
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Video jaga jarak unggahan Presiden

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar