Jelang kedatangan Blackpink, Samsung buka pre-order Galaxy A51

Jelang kedatangan Blackpink, Samsung buka pre-order Galaxy A51

Samsung Galaxy A51. (ANTARA/HO Samsung Electronics Indonesia)

Jakarta (ANTARA) - Samsung Elcetronics Indonesia membuka prapemesanan untuk ponsel pertama yang akan mereka luncurkan tahun ini, Galaxy A51, secara online maupun offline.

"Semangat Samsung mengawali tahun baru 2020 kami tandai dengan penawaran Pre Order Samsung Galaxy A51. Sejak diluncurkan tahun lalu, seri Galaxy A telah menjadi salah satu kategori smartphone yang paling digemari. Galaxy A51 terbaru terus menawarkan inovasi esensial yang dibutuhkan oleh generasi live masa kini,” kata Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Irfan Rinaldi, dalam keterangan pers, Rabu.

Samsung akan mengundang grup K-Pop Blackpink untuk peluncuran ponsel ini pada 14 Januari mendatang di Tennis Indoor Senayan.

Blackpink akan mengadakan jumpa penggemar, fan meeting, untuk acara tersebut.

Baca juga: Samsung Galaxy A Series favorit personel BLACKPINK

Baca juga: Blackpink tampilkan "Kill This Love" pada peluncuran Galaxy A80


Galaxy A51 menawarkan layar sebesar 6,5 inci Super AMOLED, dengan tampilan Infinity-O Display untuk kamera swafoto seebesar 32MP.

Sementara untuk kamera belakang, Samsung memberikan empat sensor sekaligus di Galaxy A51, masing-masing berupa kamera utama 48MP, lensa depth 5MP, makro 5MP dan lensa ultra wide 12MP.

Galaxy A51 menggunakan chip octa-core, dengan RAM sebesar 6GB dan kapasitas internal 128GB.

Untuk baterai, Samsung membekali 4.000mAh yang mendukung pengisi daya cepat 15W.

Samsung membuka prapemesanan Galaxy A51 seharga Rp4.099.000, lewat situs dan toko resmi Samsung Store, juga di beberapa mitra antara lain Lazada, JD.ID, Blibli.com, Shopee, Tokopedia dan Bhinneka.

Baca juga: Samsung Galaxy A80 kamera putar, songsong pergeseran ke era live

Baca juga: Blackpink bakal kejutkan Samsung "A Galaxy Event"

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

KILAS BALIK 2019-JANUARI: Dari kasus prostitusi online hingga wafatnya Bapak Satpam Indonesia

Komentar