Reli Dakar

Peterhansel menangi etape IV, Sainz bertahan di puncak klasemen

Peterhansel menangi etape IV, Sainz bertahan di puncak klasemen

Stephane Peterhansel dan co-driver Fiuza Paulo melaju dengan mobil Mini di etape IV Reli Dakar 2020 dari Neom menuju Al Ula, Arab Saudi, Rabu (8/1/2020) ANTARA/HO/DPPI Media

Jakarta (ANTARA) - Juara Dakar 13 kali Stephane Peterhansel meraih kemenangan pertamanya pada Reli Dakar 2020 setelah membawa mobil Mininya finis pertama pada etape IV yang menempuh rute Neom ke Al Ula, Arab Saudi, Rabu.

Pebalap asal Prancis itu menyelesaikan Special Stage sejauh 453km hari itu dalam waktu empat jam empat menit 34 detik. Juara bertahan Nasser Al-Attiyah dengan Toyota Hiluxnya finis kedua dengan selisih dua menit 26 detik, demikian laman resmi Dakar.

Rekan satu tim Peterhansel, Carlos Sains finis ketiga untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara, unggul tiga menit tiga detik dari Al-Attiyah yang membayangi pada peringkat dua.

Pada etape-etape sebelumnya, Peterhansel yang dijuluki  "Mister Dakar" kesulitan memahami co-drivernya Paulo Fiuza yang membaca navigasi dengan bahasa Inggris serta mengalami kerusakan pada kemudi.  Hasil positif hari ini membuat Peterhansel mengatrol posisinya ke peringkat tiga klasemen meski terpaut 11 menit 42 detik dari Sainz.

"Lega rasanya setelah semua masalah dalam hari-hari pertama itu, meski kami mendapati satu ban bocor dan tersesat sekali," kata Peterhansel.

Baca juga: Sunderland rebut etape IV, Brabec bertahan di pucuk klasemen

"Tidaklah sempurna tapi menyenangkan bisa menang kembali. Menjadi pebalap terdepan itu sulit dan Carlos kehilangan waktu, tapi dia mampu melakukan tugas dengan baik karena tidak butuh waktu lama bagi dia untuk kembali ke trek. Dia mungkin jadi pebalap terbaik hari ini. Co-driver dan aku mulai berkomunikasi lebih jelas dan tenang, semuanya lebih baik."

Pebalap berusia 54 tahun itu terkesan dengan debut dakar di Arab Saudi, setelah satu dekade terakhir digelar di Amerika Selatan.

"Dakar yang baru ini brilian, punya semuanya: lanskap yang luar biasa, navigasi yang sulit serta kesulitan yang cukup untuk membuat pilihan," kata dia.

Al-Attiyah mengaku berusaha tampil menyerang menjelang finis namun terbukti etape kali ini tak mudah.

Baca juga: Hasil Etape III Dakar 2020: Brabec dan Sainz ubah peta persaingan

"Aku senang karena besok kelihatannya akan ada gunung pasir di rute yang dilewati. Kami hari ini berhati-hati," kata pebalap asal Qatar itu.

"Aku senang karena kami tidak mengalami bocor ban. Mathieu (co-driver) melakukan tugasnya dengan baik, kami berusaha menjaga mobil kami karena jalan masih panjang di depan. Ini Dakar yang berat, aku mengubah gaya mengemudiku untuk bermain aman kapan pun diperlukan."

Juara dunia Formula 1 dua kali Fernando Alonso tak menunjukkan kecakapan yang membawanya finis keempat pada etape sebelumnya. Pebalap Spanyol itu kehilangan banyak waktu hari ini sehingga finis ke-13,  26 menit 21 detik dari juara etape.

Etape selanjutnya akan start dari Al Ula sampai finis di Ha'il dengan Special Stage sejauh 353 km dari total jarak 564 km.

Baca juga: Enrico raih kemenangan perdana di etape III Reli Dakar2020

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar