Korban longsor dan banjir di Lahat-Sumsel dievakuasi TNI

Korban longsor dan banjir di Lahat-Sumsel dievakuasi TNI

Kondisi banjir dan longsor di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Kamis (9/1/2020). ANTARA/HO-Penrem.

Untuk korban jiwa Alhamdulillah sementara waktu tidak ada
Palembang (ANTARA) - Jajaran TNI dari Kodim 0405/Lahat bersama masyarakat membantu korban longsor dan banjir di kabupaten tersebut akibat curah hujan yang lebat.

"Anggota Babinsa Kodim Lahat dan Bhabinkantibmas Polsek setempat bersama warga mendatangi lokasi dan melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait guna menunggu alat berat dari Dinas PU untuk membersihkan longsoran tanah tersebut," kata Dandim 0405/Lahat Letkol (Kav) Sungudi dalam keterangan yang diterima di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis.

Sementara ini anggota Babinsa TNI dibantu Bhabinkantibmas Polri membantu para warga untuk menyelamatkan barang barang milik masyarakat yang turut serta terendam banjir.

Bahkan, lanjut dia, diperkirakan ada puluhan rumah warga yang saat ini terendam banjir akibat luapan sungai tersebut.

Ia menjelaskan kantor desa juga turut terendam dan puluhan hektare sawah warga turut tergenang akibat banjir, yang mengakibatkan tanaman padinya rusak.

"Untuk korban jiwa Alhamdulillah sementara waktu tidak ada," kata Sungudi.

Menurut dia hingga kini untuk kerusakan yang diakibatkan banjir belum bisa diperkirakan secara pasti karena masih terus didata.

Pada Kamis sekitar pukul 05.00 WIB di jalan lintas Lahat Pagaralam, antara Desa Tanjung Mulak, Kecamatan Pulau Pinang dengan Desa Kedaton Kecamatan, Pagar Gunung terjadi tanah longsor mengakibatkan akses jalan dari Lahat menuju Pagaralam tidak dapat dilalui.

Selain itu juga telah terjadi banjir di Desa Tanjung Sirih dan Desa Lubuk Sepang, Kecamatan Pulau Pinang akibat luapan air sungai Lim dan Sungai Lematang.

Longsor tersebut disebabkan curah yang cukup deras mulai pukul 01.00 WIB di seputaran Desa Tanjung Mulak dan Desa Kedaton sehingga mengakibatkan tanah longsor di seputaran tersebut terbawa arus air sehingga tanah tersebut menutupi jalan Lintas Lahat Pagaralam sepanjang lebih kurang 100 meter.

Mengenai jalur tersebut belum bisa dilalui dan sementara jalur ke Pagaralam dialihkan menuju Kecamatan Gumay Ulu Kabupaten Lahat, Sumsel.

Baca juga: ACT Sumsel salurkan berbagai bantuan korban banjir Lahat

Baca juga: Jembatan putus, tujuh rumah hanyut akibat luapan air sungai di Lahat

Baca juga: Banjir lumpuhkan akses sembilan desa di Lahat

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Banjir masih genangi Kebon Pala-Jatinegara hingga malam hari

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar