Kapolsek Menteng: Kantor DPP PDIP didatangi penyelidik KPK

Kapolsek Menteng: Kantor DPP PDIP didatangi penyelidik KPK

Dua orang membawa koper dari Kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro Jakarta Pusat yang ditutup usai penggeledahan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/1/2020). (ANTARA/ Abdu Faisal)

Di dalam ada penyidik KPK. Ya sudah saya keluar
Jakarta (ANTARA) - Kepala Kepolisian Sektor Menteng Jakarta Pusat, Komisaris Polisi Guntur Muhammad Tariq mengkonfirmasi kehadiran penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di dalam gedung Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, Kamis.

Saat mengetahui ada penyelidik KPK di dalam kantor DPP PDIP dari Pengamanan Dalam gedung tersebut, saat itu juga ia langsung keluar dari Kantor DPP PDIP tersebut.

"Di dalam ada penyidik KPK. Ya sudah saya keluar," ujar dia berdasarkan keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Kabar ruang Hasto mau disegel KPK, Djarot belum bisa komentar banyak

Keterangan itu untuk mengklarifikasi kehadiran jajaran Polsek Menteng yang terlihat oleh wartawan ikut keluar-masuk Gedung DPP PDIP, Kamis.

Saat itu, ia penasaran dan berkunjung hanya untuk melihat ada keramaian apa di Kantor DPP PDI Perjuangan saat melakukan pengamanan di Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Penasaran ada apa di situ. Ada apa dan kami harus tahu. Itu tugas kami. Ya sudah, saya habis itu keluar. Karena rupanya yang terkait dengan kegiatan tadi pagi memang di KPK ya, ya sudah kalau soal itu ya bukan urusan saya," ujar Guntur.

Ia menambahkan kalau pengamanan di gedung PPP memang sudah hampir dua tahun menjadi prosedur operasional tetap yang dilakukan oleh Polsek Menteng.

"Jadi kalau saya mengecek ke situ, kan saya Kapolsek, wilayah saya. Masa kalau ada apa-apa saya tidak boleh tahu," ucap dia.

Baca juga: Usai disegel KPK, rumah dinas Wahyu Setiawan sepi dan dijaga ketat

Sebelumnya, beredar kabar di kalangan wartawan jika penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyidikan di kantor DPP PDIP, Kamis pagi.

Penyelidikan KPK tersebut diduga terkait pencarian alat bukti atas kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Wahyu Setiawan yang kabarnya ikut menjerat staf Sekjen PDIP berinisial D dan S pada Rabu (8/1/2020).

Kabar kantor tersebut dikunci dari dalam karena KPK sedang melakukan penggeledahan itu sempat dibantah oleh pengamanan dalam gedung DPP PDIP. Salah satu pamdal mengatakan gedung itu dikunci karena kegiatan sedang libur.

"Kami kunci karena hari ini libur. Itu saja," ujar salah seorang pamdal yang berjaga di pagar kepada wartawan, Kamis.

Namun, pantauan ANTARA di lokasi, kegiatan orang di dalam gedung cukup aktif bahkan beberapa kali ada mobil yang keluar masuk halaman gedung.

Baca juga: KPK segel ruang kerja komisioner KPU Wahyu Setiawan

Pewarta: Abdu Faisal dan Livia Kristianti
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Puan Maharani pede dicalonkan jadi Ketua DPR RI

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar