Pekanbaru-Tiongkok wacanakan kerja sama bidang infrastruktur

Pekanbaru-Tiongkok wacanakan kerja sama bidang infrastruktur

Gubernur Riau Syamsuar memberikan cinderamata kepada Konjen Tiongkok MS Qiu Weiwei saat kunjungan ke Pekanbaru, Rabu (8/1/2020). (ANTARA/HO-Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Riau)

Untuk tahap awal kerja sama dilakukan di bidang infrastruktur, dan tentunya akan berlanjut pada bidang lain karena banyak pembangunan yang potensial dikerjakan di Pekanbaru ini.
Kota Pekanbaru (ANTARA) - Konsulat Jendral Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Medan, Sumatera Utara, bersama Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, mewacanakan kerja sama pembangunan bidang infrastruktur di Pekanbaru pada 2020.

"Untuk tahap awal kerja sama dilakukan di bidang infrastruktur, dan tentunya akan berlanjut pada bidang lain karena banyak pembangunan yang potensial dikerjakan di Pekanbaru ini," kata Konsulat Jendral Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Medan, Qiu Weiwei kepada wartawan di Pekanbaru, Kamis.

Menurut Qiu Weiwei, kerja sama potensial dikembangkan apalagi keberadaan Pekanbaru sebagai  satu daerah strategis di jantung Sumatera.

Sumatera, katanya, menjadi wilayah penting pengembangan satu sabuk satu jalur sebagai poros maritim dunia.

"Selain infrastruktur banyak lagi bidang potensial yang bakal bisa dikerjasamakan, seperti pengembangan "Smart City" atau kota cerdas ini, sehingga kunjungan kini dilakukan," katanya.

Baca juga: Riau tawarkan investasi perkebunan dan perikanan ke Tiongkok

Menurut Qiu Weiwei, kedatangan rombongan Konsulat Jendral RRT ke Pekanbaru untuk mengetahui banyak tentang Pekanbaru dan menggagas kerja sama di masa depan seperti pariwisata yang akan mendorong wisatawan Tiongkok tidak hanya mengenal Bali akan tetapi juga Pekanbaru.

Apalagi Tiongkok dan Indonesia, katanya juga sudah lama menjalin hubungan dan bersejarah hingga kedua negara ini terus mengembangkan sejumlah bidang ekonomi. Selain itu Pemkot Pekanbaru  sudah mulai bekerja sama dengan Kota Qing Dao.

"Kerja sama dimaksud antara lain sister city dengan kota terbesar di Provinsi Shandong, RRT ini, dan selanjutnya kerja sama bisa dikembangkan pada sektor jasa, perdagangan dan industri," katanya.

Ia menjelaskan bahwa Pekanbaru merupakan satu dari 14 kawasan industri strategis di Sumatera, Pemkot Pekanbaru giat mengembangkan Kawasan Industri Tenayan dan RRT bisa berinvestasi pada sektor industri, sektor wisata apa lagi Pekanbaru menjadi satu Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata dan tujuan Wisata Halal di Sumatera.

Untuk upaya pengembangan pariwisata itu telah dilakukan seperti mengembangkan Danau Kayangan, Bandar Raya Payung Sekaki dan Water Front City Kawasan Sungai Siak.
Baca juga: Bahlil optimistis investasi China terus meningkat, ini alasannya

Pewarta: Frislidia
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar