Program BKKBN jangkau 1,9 juta warga Sulut

Program BKKBN jangkau 1,9 juta warga Sulut

Logo baru BKKBN

Walau perlu dukungan SDM dan pendanaan yang memadai, kami optimistis permasalahan utama, seperti 'stunting' (kekerdilan), kesehatan reproduksi, hingga pengendalian penduduk dapat tertangani optimal
Manado (ANTARA) - Program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara mampu menjangkau 1,9 warga Sulut dari kira-kira 2,6 jiwa total penduduk setempat.

"Program-program strategis BKKBN mampu menjangkau kira-kira 1,9 juta warga Sulut. Program tersebut terkait dengan membina keluarga yang memiliki balita, remaja, maupun keluarga yang memiliki warga lanjut usia," ujar Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtuwene di Manado, Kamis.

Runtuwene saat reses pertama 2019/2020 itu, menyebutkan program-program BKKBN berdampak positif bagi masyarakat.

"Program-program yang ada di BKKBN sangat baik. Walau perlu dukungan SDM dan pendanaan yang memadai, kami optimistis permasalahan utama, seperti 'stunting' (kekerdilan), kesehatan reproduksi, hingga pengendalian penduduk dapat tertangani optimal," katanya.

Baca juga: BKKBN dorong milenial pahami pentingnya kesehatan reproduksi

Pelaksana Tugas Kepala BKKBN Sulut Jacky Sambuaga memberikan apresiasi atas capaian itu setelah mendapat kunjungan Ketua Komisi IX DPR-RI tersebut.

Felly Runtuwene adalah anggota DPR RI yang berasal dari daerah pemilihan Sulut dan salah satu tokoh terbaik dari daerah itu.

Sambuaga berharap, BKKBN Sulut bersinergi dengan Komisi IX DPR RI agar berbagai program kerjanya mampu menyejahterakan masyarakat di provinsi ujung utara Pulau Sulawesi itu.

Ia menambahkan tampilan BKKBN dengan logo baru dan "tagline" terkini "Berencana Itu Keren", diharapkan mendapatkan sambutan masyarakat dalam rangka membangun manusia dan keluarga yang berkualitas.

Rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI yang digelar di Aula Lestari Kantor Perwakilan BKKBN Sulut tersebut diikuti para pejabat eselon III dan IV, serta sejumlah staf BKKBN Sulut.

Baca juga: Pencegahan "stunting" bisa lewat perencanaan keluarga, sebut BKKBN
Baca juga: BKKBN intensif kampanye 1.000 hari pertama cegah kekerdilan
Baca juga: Asisten: Sulut mendukung program keluarga berencana

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Edukasi keluarga dalam pencapaian target TFR

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar