Bahlil minta Dubes jadi corong tarik investasi

Bahlil minta Dubes jadi corong tarik investasi

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. (ANTARA/HO BKPM)

Saat ini BKPM hanya memiliki delapan perwakilan di luar negeri, dan satu kantor di China sedang akan dibuka, jadi sulit untuk menjangkau semua negara. Saat ini tugas BKPM mengurus perizinan ke kementerian/lembaga dan ke daerah, sampai mengurus masala
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta seluruh Duta Besar (Dubes) Indonesia di luar negeri menjadi corong untuk menarik investasi ke Indonesia.

"Saat ini BKPM hanya memiliki delapan perwakilan di luar negeri, dan satu kantor di China sedang akan dibuka, jadi sulit untuk menjangkau semua negara. Saat ini tugas BKPM mengurus perizinan ke kementerian/lembaga dan ke daerah, sampai mengurus masalah tanah. Bapak/Ibu Dubes bisa bantu untuk menarik investasi," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Bahlil mengatakan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam Rapat Kerja Kepala Perwakilan RI dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Jakarta, Kamis (9/1).

Bahlil optimistis target investasi tahun ini sebesar Rp792 triliun akan terpenuhi, bahkan mungkin sedikit melebihi target.

BKPM juga akan terus mengawal investasi yang masuk ke Indonesia. Percepatan investasi juga akan terus diupayakan lembaga itu sejalan dengan arahan Presiden Jokowi dalam Inpres No.7 Tahun 2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha di mana BKPM didapuk jadi satu-satunya lembaga untuk mengkoordinasikan untuk melaksanan perizinan berusaha.

"Kalau investasi bisa mencapai Rp1.000 triliun lebih, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di atas 5 persen. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, kita berharap pada konsumsi, yang didukung penciptaan lapangan kerja, yang berarti investasi harus meningkat," katanya Bahlil.

Senada dengan Kepala BKPM, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan pentingnya investasi ke Indonesia khususnya untuk sektor ESDM di sektor migas. Turut hadir dalam Rapat Kerja tersebut Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Luar Negeri Retno L. Marsudi, dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

Baca juga: Bahlil ingin kemudahan izin lingkungan dalam investasi

Baca juga: Kepala BKPM sebut regulasi hambat investasi pariwisata

 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jokowi minta Erick Thohir libatkan HIPMI kerjakan proyek BUMN

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar