PDIP Sultra merampungkan survei bakal calon kepala daerah

PDIP Sultra merampungkan survei bakal calon kepala daerah

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Wakil Ketua Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan PDIP Sultra Agus Sana’a mengatakan, setelah menyelesaikan survei para bakal calon kepala daerah di Kabupaten Konawe Utara, PDI Perjuangan kembali merampungkan survei tiga daerah di Sultra.
Kendari (ANTARA) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai merampungkan survei bakal calon kepala daerah di tujuh kabupaten yang akan menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di provinsi ini.

Wakil Ketua Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan PDIP Sultra Agus Sana’a mengatakan, setelah menyelesaikan survei para bakal calon kepala daerah di Kabupaten Konawe Utara, PDI Perjuangan kembali merampungkan survei tiga daerah di Sultra.

"Ketiga daerah tersebut adalah Kabupaten Wakatobi, Buton Utara, dan Kabupaten Konawe Kepulauan," kata Agus saat dihubungi, di Kendari, Jumat.
Baca juga: Bawaslu Sultra lantik 279 Panwascam Pilkada 2020

Agus mengungkapkan dalam menjaring bakal calon kepala daerah yang berpotensi menang dalam pilkada, partainya menurunkan 14 lembaga survei.

"Dari 7 daerah yang melaksanakan pilkada, kami sudah menyelesaikan survei di empat daerah di Sultra. Namun hasil survei itu belum tuntas diplenokan di tingkat dewan pimpinan daerah (DPD), selanjutnya hasil survei tersebut diserahkan ke dewan pimpinan pusat (DPP), setelah itu kita tinggal menunggu rekomendasi DPP siapa yang bakal diusung dalam pilkada," ujarnya lagi.

Agus juga menerangkan bahwa untuk ketiga daerah lainnya, yakni Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Muna, dan Kabupaten Kolaka Timur masih dalam tahapan survei dan ditargetkan rampung sebelum akhir Januari 2020.
Baca juga: Tahapan Pilkada Sultra mulai Oktober 2019 hingga September 2020

Sebelumnya, PDIP bakal mengumumkan hasil survei pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sekaligus HUT partai itu pada tanggal 10 sampai dengan 12 Januari 2020, namun rencana tersebut dibatalkan karena beberapa daerah lain di Indonesia yang juga bakal menggelar pilkada belum melaksanakan survei untuk bakal calon kepala daerah.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Dampak corona tantangan dalam Pilkada serentak

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar