Reli Dakar

Brabec dan Sainz dominan hingga paruh pertama Dakar 2020

Brabec dan Sainz dominan hingga paruh pertama Dakar 2020

Pebalap tim Toyota Peter van Merksteijn dan Michael Orr di etape VI reli Dakar 2020 yang menempuh rute dari Ha'il menuju Riyadh, Arab Saudi, Jumat (10/1/2020) Reuters/Hamad I Mohammed

Jakarta (ANTARA) - Ricky Brabec dan Carlos Sainz bisa sedikit bernafas lega setelah bertahan di puncak klasemen hingga paruh pertama reli Dakar sebelum jeda satu hari pada Sabtu nanti.

Brabec meneruskan penampilan impresifnya di kategori sepeda motor dan menutup pekan pertama Dakar 2020 sebagai juara etape VI yang menempuh rute Ha'il menuju Riyadh, Arab Saudi dengan jarak total 830km.

Rekan satu timnya di Honda Joan Barreda satu menit 34 menit di belakang pebalap asal Amerika Serikat itu diikuti Matthias Walkner dua menit 45 detik berselang, demikian laman resmi Dakar.

Dengan hasil itu Brabec cukup nyaman memimpin di kala pesaing terdekatnya, Pablo Quintanilla berjarak 20 menit di peringkat dua dan juara bertahan Toby Price 25 menit di peringkat tiga.

Baca juga: Peterhansel juara etape VI, Sainz masih puncaki klasemen umum

Baca juga: Pasukan Mini buat juara bertahan Al-Attiyah kewalahan di etape VI


"Ini sangat panjang, etape pertama yang benar-benar 100 persen pasir. Saya senang bisa berada di sini dan menjadi pemuncak klasemen umum, banyak hal yang bisa terjadi," kata Brabec yang mengincar gelar pertama dia pada tahun keempatnya turun di Dakar itu.

Namun rekan satu timnya, Kevin Benavides mengalami kerusakan mesin 40km jelang finis meski mampu finis tiga jam 37 menit dari Brabec setelah diderek oleh para pebalap lainnya.

Pebalap Argentina itu mengawali etape di peringkat tiga klasemen dan nampaknya peluang perburuan gelar juara umum baginya semakin kecil setelah merosot ke peringkat ke-27.

Sedangkan di kategori quad bike, Simon Vitse finis pertama meski catatan waktunya masih terlalu jauh dari Ignacio Casale yang cukup nyaman di puncak klasemen, 38 menit di depan.

Vitse kembali membalap tahun ini setelah mengalami sejumlah patah tulang karena kecelakaan di Dakar 2018. Pebalap asal Prancis itu kini ingin menyelesaikan Dakar ketiga yang ia ikuti.

Sementara itu juara bertahan reli Dakar Nasser Al-Attiyah mengaku kewalahan mengimbangi kecepatan mobil Mini yang dikendarai rivalnya dari tim X-Raid, Carlos Sainz dan Stephane Peterhansel.

Pebalap asal Qatar itu finis ketiga, tiga menit 22 detik di belakang Peterhansel dan satu menit 49 detik setelah Sainz di etape VI yang menempuh Ha'il menuju Riyadh dengan Special Stage sejauh 477km, Jumat.

Sainz menjaga jaraknya sebagai pemuncak klasemen kategori mobil, tujuh menit 48 detik dari Al-Attiyah sedangkan Stephane Peterhansel yang juara hari itu memperbaiki catatan waktunya di peringkat tiga klasemen meski berjarak 16 menit 20 detik dari rekannya di tim X-Raid itu.

"Saya kecewa karena kami sudah maksimal dan mobil buggy Mini itu terlalu cepat dibandingkan sebuah (mobil) 4x4," kata Al-Attiyah yang menggunakan mobil Toyota Hilux itu.

"Ini adalah Dakar yang baru dan saya rasa kami sudah melakukan tugas sangat baik."

Tak sepeti Al-Attiyah, Gerrard Farres yang membalap tanpa tekanan untuk meraih kemenangan etape keduanya di depan pemimpin klasemen kategori SSV Chaleco Lopez.

Kemudian kategori truk masih didominasi oleh Andery Karginov, yang kembali menambah kemenangan hari ini, meski melihat pemimpinnya di tim Kamaz, Eduard Nikolaev, menyudahi balapan.

Setibanya di Riyadh, para pebalap akan jeda satu hari dari balapan sebelum meneruskan etape VII pada Minggu menempuh rute sepanjang 741 km dari Riyadh menuju Wadi Al Dawasir dengan SS sepanjang 546 km.

Baca juga: Sunderland dijatuhi penalti, gelar etape IV pindah ke tangan Cornejo

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar