Rehat manggung, Fiersa Besari ingin taklukkan 33 gunung

Rehat manggung, Fiersa Besari ingin taklukkan 33 gunung

Penyanyi Fiersa Besari ditemui dalam jumpa pers "Konser Menuju Istirahat" di Annex Building, Jakarta, Sabtu (11/1/2020) (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

Jakarta (ANTARA) - Fiersa Besari mengaku ingin menaklukkan 33 gunung yang ada di Indonesia, oleh karena itu waktu rehatnya di panggung musik terbuka akan dimanfaatkan untuk melakukan riset sekaligus mewujudkan kembali hobi lama,

"Saya punya program di mana saya pengin mendaki 33 gunung di 33 provinsi. Kenapa enggak 34? Karena, bingung di Jakarta gunungnya apaan? Ini cuma pinginnya saya punya rencana besar menyambangi 33 provinsi, termasuk di Kepulauan Riau," ujar Fiersa dalam jumpa pers "Konser Menuju Istirahat" di Jakarta, Sabtu.

Mendaki gunung adalah kegemaran pelantun "Pelukku untuk Pelikmu" itu sejak masih duduk di bangku sekolah. Menurut dia, kegiatan ini selalu membuat hatinya tersentuh.

"Selama ini kan saya ke gunung udah ada jalurnya. Memang belum tentu berhasil tapi pengin coba. Itu bikin jiwa saya bergetar, entah hasilnya jadi musik atau buku, tapi sejauh ini ekspedisi ini terbatas di YouTube," kata Fiersa.

"Kayak Gunung Beriun, Kalimantan itu kan dibuka jalurnya sama perusahaan yang menaungi saya. Ini yang bikin saya bergetar di hati, musik itu buat refleksi saja. Saya enggak pernah targetin naik gunung untuk main musik tapi pasti ada impect-nya," lanjutnya.

Namun, Fiersa sadar waktu satu tahun tidak akan cukup untuk menyelesaikan 33 gunung. Setidaknya, dia selama vakum bisa memetakan gunung mana yang jadi prioritas.

"33 gunung dalam tiga tahun, enggak mungkin cuma setahun. Saya harus mapping juga kan, nah ini enggak bisa digabungin sama musik. Setahun ini semacam proyek adaptasi dengan proyek ini," ujar pelantun "Waktu Yang Salah" itu. Baca juga: Gelar konser perpisahan, Fiersa Besari janji beri kenangan

Baca juga: Ernest Prakasa sudah lama ingin kerjasama dengan Fiersa Besari

Baca juga: Fiersa Besari anggap gunung sebagai rumah kedua


Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar