Festival itu diramaikan dengan lomba pidato dan kerajinan tangan khas Jepang
Padang (ANTARA) - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengapresiasi Festival Bahasa Jepang se-Sumbar di SMA Negeri 5 Padang, Minggu, karena dinilai bisa membuka peluang kerja warga setempat di Negeri Sakura tersebut.

"Bahasa merupakan sarat mutlak untuk bisa bekerja di luar negeri. Menguasai bahasa Jepang selain bahasa Inggris bisa membuka peluang untuk bekerja di negara tersebut," katanya di Padang, Minggu.

Festival itu, katanya, juga bisa dijadikan sebagai pembelajaran terhadap budaya Jepang, terutama berkaitan dengan disiplin dan tepat waktu.

Budaya positif itu harus bisa diadopsi dan dipraktikkan untuk mendorong kemajuan siswa pada masa yang akan datang.

Festival itu diramaikan dengan lomba pidato dan kerajinan tangan khas Jepang.

Baca juga: Pemprov Sumut apresiasi Festival Budaya Jepang di USU

Dalam acara itu, Lapangan SMA Negeri 5 Padang disulap menjadi bernuansa kebudayaan Jepang, sedangkan kegiatan juga dihadiri oleh beberapa pelajar dari Jepang dengan menggunakan pakaian kimono.

Nasrul Abit berharap, acara itu bisa pula menjadi pintu untuk kerja sama pendidikan dengan pihak terkait di Jepang.

Menurut dia, hal itu dimungkinkan terwujud karena Sumbar cukup banyak mengirimkan tenaga kerja formal ke Negeri Matahari Terbit itu.

Lomba dan festival itu juga mengajak para siswa agar lebih intensif belajar Bahasa Jepang karena bahasa itu juga menjadi salah satu bahasa internasional yang sering dipakai.

Salah seorang peserta, Ihsan, menyebut lebih mengenal Jepang dari film, terutama anime.

Mengikuti Festival Bahasa Jepang, kata dia, memberikan pengalaman yang menarik.

Baca juga: Hubungan RI-Jepang diharapkan meningkat lewat Festival Budaya Jepang
Baca juga: Konsulat Jepang di Denpasar gelar Festival Budaya
Baca juga: Unand gelar festival "Bunkasai"

Pewarta: Miko Elfisha
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2020