Sejumlah orang terluka dalam serangan roket di pangkalan Balad Irak

Sejumlah orang terluka dalam serangan roket di pangkalan Balad Irak

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Wakil Presiden Mike Pence mengadakan berbicara dengan penasehat Gedung Putih saat rapat membahas serangan rudal Iran ke fasilitas Amerika Serikat di Irak, di Situation Room di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, Selasa (7/1/2020). The White House/Handout via REUTERS/ama/djo (via REUTERS/THE WHITE HOUSE)

Tikrit (ANTARA) - Empat orang terluka dalam serangan roket di pangkalan udara Balad di Irak utara, yang ditempati personel Amerika Serikat, Minggu.

Pernyataan militer Irak menyebutkan bahwa delapan roket Katyusha menggempur pangkalan, yang berada di sekitar 80 km utara dari ibu kota Baghdad. Dua pejabat ikut terluka.

Sumber militer mengidentifikasikan korban luka sebagai tentara Irak. Menurutnya, tujuh bom mortir menghantam landasan pangkalan tersebut.

Tak ada informasi mengenai korban dari pihak pasukan AS di pangkalan Balad.

Baca juga: Denmark, Latvia pindahkan pasukan dari Irak
Baca juga: Ulama Sadr: Krisis Irak sudah berakhir
Baca juga: PM Irak terima pesan dari Iran soal serangan rudal


Pernyataan militer Irak tidak menyinggung dalang di balik serangan tersebut dan peningkatan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang Rabu lalu menembakan sejumlah roket terhadap dua pangkalan militer di Irak, yang menampung pasukan AS.

Sumber: Reuters

Baca juga: Timur-Tengah memanas, Kemenhub imbau maskapai tingkatkan kewaspadaan
Baca juga: Iran sebut serangan rudal terhadap AS "pembelaan diri yang sah"Baca juga: Iran gempur pangkalan udara Irak tak lama usai pemakaman Soleimani

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar