Laporan dari China

China bakal punya kapal patroli berbobot 10.000 ton

China bakal punya kapal patroli berbobot 10.000 ton

Kapal Coast Guard China-5202 dan Coast Guard China-5403 membayangi KRI Usman Harun-359 saat melaksanakan patroli mendekati kapal nelayan pukat China yang melakukan penangkapan ikan di ZEE Indonesia Utara Pulau Natuna, Sabtu (11/1/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pd. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Beijing (ANTARA) - China bakal memiliki kapal patroli maritim berbobot 10.000 ton sepanjang 165 meter dan lebar 20,6 meter.

Badan Keamanan Laut (Bakamla) Provinsi Guangdong menyebutkan bahwa kapal patroli maritim terbesar pertama di China itu sekarang sedang dalam proses pembangunan.

Kapal patroli tersebut mampu mengangkut berbagai tipe helikopter dan menjalankan tugas SAR, demikian ECNS sebagaimana dipantau Antara di Beijing, Senin.

Armada tersebut akan diintegrasikan dengan kekuatan lain yang dimiliki China untuk menjalankan tugas jelajah maritim, SAR, dan membantu peningkatan pengamanan di kawasan Teluk Guangdong-Hong Kong-Makau.

Sampai saat ini Bakamla China sudah memiliki lima unit kapal patroli, masing-masing disiagakan di Kota Shanghai, Provinsi Shandong, Provinsi Hainan, Provinsi Zhejiang, dan Provinsi Guangdong.

Satu unit lagi kapal patroli berbobot mati 5.000 ton juga sedang dalam tahap pengerjaan.

Baca juga: China kerahkan armada intai ke Laut China Selatan
Baca juga: China kirim kapal patroli ke perairan tersengkatakan

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kapal asing menjauh 200 mil dari ZEE, patroli Indonesia jalan terus!

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar