BSG bantu korban banjir bandang Sangihe

BSG bantu korban banjir bandang Sangihe

Personel Polisi, TNI, pihak terkait dan komponen masyarakat lainnya dalam membantu warga korban banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Lebo Kecamatan Manganitu, Sangihe. (Humas Polda Sulut) (1)

Manado (ANTARA) - Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) Cabang Tahuna menyalurkan bantuan kepada warga korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Lebo, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

"Kami selaku bank daerah peduli dengan bencana yang menimpa Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan memberikan berbagai bahan pangan dan sandang," kata Direktur Utama BSG Jeffry Dendeng di Manado, Senin.

Dia mengatakan adapun jenis bantuan yang disalurkan di antaranya tikar, selimut, pakaian dalam, serta keperluan untuk korban balita, termasuk juga sembako serta kebutuhan pokok lainnya.

Baca juga: Pemerintah diimbau Komisi IX DPR segera perbaiki fasum rusak Sangihe

Baca juga: Di lokasi bencana banjir Kabupaten Sangihe ditanami ribuan pohon

Baca juga: Tanah retak terjadi pascabanjir di Kampung Lebo Sangihe


Kepala BSG Cabang Tahuna Albert Tambariki menuturkan bantuan yang disalurkan merupakan bentuk solidaritas Bank SulutGo atas duka yang dialami puluhan warga Kampung Lebo.

“Memang bantuan ini tidak seberapa, tapi kami berharap ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita. Kejadian merupakan duka kita bersama, sehingga kami harus ada sebagai bentuk kebersamaan sebagai orang Sangihe,” katanya.

Dia juga berjanji akan tetap membantu jika masih ada warga yang masih membutuhkan.

Karena ini masih bantuan awal, katanya, jadi masih akan tetap berkoordinasi, baik dengan pemerintah daerah maupun pemerintah desa, jika masih ada keperluan, baik berupa perbaikan fasilitas yang rusak, maupun bantuan lain, akan diupayakan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Penyaluran bantuan oleh Bank SulutGo Cabang Tahuna, disalurkan secara serentak di beberapa lokasi bencana, melalui unit-unit lain yang ada di Sangihe.

Akibat Tanah Longsor dan Banjir Bandang yang menimpa sejumlah Wilayah di Tahuna yaitu Daerah Petta untuk Desa Kendahe, Desa Talawid, daerah Siau untuk Desa Kinali, Desa Batubulan, dan daerah Tamako untuk Desa Lebo dan sekitarnya.*

Baca juga: Pemerintah siapkan dana perumahan bagi korban bencana di Sangihe

Baca juga: Bupati Sangihe minta pengungsi bencana alam ditangani maksimal

Baca juga: BPBD Sangihe catat 76 rumah rusak akibat banjir dan longsor

Pewarta: Jerusalem Mendalora
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar