Kemarin, imbauan kewaspadaan dari BMKG hingga UEA tiru Indonesia

Kemarin, imbauan kewaspadaan dari BMKG hingga UEA tiru Indonesia

TNI AD gunakan helikopter distribusikan logistik di Lebak (ANTARA)

Jakarta (ANTARA) - Terdapat sejumlah berita kemarin (13/1) bidang humaniora yang informasinya masih layak untuk dibaca pada pagi ini mulai dari imbauan BMKG bagi warga Jabodetabek terhadap cuaca, negara Uni Emirat Arab yang meniru Indonesia, hingga pendistribusian bantuan untuk korban longsor.

  BMKG imbau warga Jabodetabek waspada cuaca

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) tetap waspada mengingat hujan dengan intensitas ringan hingga lebat diperkirakan akan terjadi pada 12-18 Januari 2020. BMKG kembali mengimbau masyarakat di wilayah Jabodetabek untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

  Uni Emirat Arab tiru cara Indonesia

Putra Mahkota Uni Emirat Arab (UEA) Mohamed Bin Zayed mengaku meniru cara Indonesia dalam menyambut tamu kenegaraan yaitu dengan melibatkan anak-anak seperti saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Abu Dhabi. Anak-anak yang membawa bendera UEA dan Indonesia dengan gembira menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr Al Watan Abu Dhabi pada Minggu.

  TNI gunakan helikopter distribusikan bantuan ke Lebak Banten

TNI AD bersama personel BPBD Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kembali menyalurkan bantuan logistik menggunakan helikopter bagi warga di Desa Lebaksitu, Kabupaten Lebak yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Menurut penuturan warga setempat, bantuan bisa datang hingga dua kali per hari menggunakan helikopter lantaran akses jalan masih tertutup longsoran.

  Terdapat 80 titik potensi longsor di Kabupaten Sigi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Tengah menyatakan 80 titik di Kabupaten Sigi berpotensi longsor saat musim hujan. Titik potensi longsor tersebut bertambah setelah dipicu gempa dengan magnitudo 7,4 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 2018.



​​​​

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar