Wujudkan visi Presiden, Kemenhub tingkatkan kualitas SDM teknis

Wujudkan visi Presiden, Kemenhub tingkatkan kualitas SDM teknis

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi. (Kemenhub)

Jadi bus yang berhenti di terminal akan dilakukan pemeriksaan
Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi menekankan peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) kepada 243 personel Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Budi Setiyadi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, memberikan pengarahannya dengan mengangkat topik seputar peningkatan kinerja, pelayanan, dan keselamatan bertransportasi.

Ia memaparkan bahwa tugas UPT di Ditjen Perhubungan Darat adalah untuk menunjang lima visi Presiden.

Adapun lima visi Presiden, yaitu pembangunan infrastruktur, pembangunan SDM, penyederhanaan regulasi, reformasi birokrasi, dan transformasi ekonomi

“Merefleksikan visi Presiden tersebut, secara kuantitas kita memang fokus di SDM, namun secara kualitas saya yakin kita punya daya dukung teknis untuk mengerjakan pekerjaan kita," katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran para personel UPT baik di terminal maupun jembatan timbang.

Budi Setiyadi memberikan contoh pelayanan para petugas di Terminal Harjamukti, Cirebon, yang memberi salam dan menunduk memberi hormat pada bus yang akan berangkat. Ia ingin hal tersebut dicontoh oleh seluruh Terminal Tipe A, bahkan jika memungkinkan dilakukan di jembatan timbang. “Prinsipnya yang disampaikan oleh kita akan menerapkan hospitality di terminal untuk bus yang akan berangkat. Artinya ada komunikasi dan hubungan emosional antara petugas dengan pengemudi dan penumpang untuk berhati-hati di jalan. Demikian juga di jembatan timbang harus ada salam penghormatan sebagai bentuk hospitality,” kata Budi Setiyadi.

Ia juga menyoroti peran petugas perhubungan untuk meningkatkan keselamatan melalui uji kelaikan atau ramp check.

“Selama ini mungkin ramp check hanya dilakukan parsial atau pada masa Angkutan Lebaran serta Natal dan Tahun Baru saja, namun ke depannya harus kita tingkatkan pemeriksaan di terminal. Terminal juga harus tercermin sebagai jaminan keselamatan, tidak hanya untuk naik turun penumpang. Jadi bus yang berhenti di terminal akan dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Budi Setiyadi juga memaparkan masalah yang dihadapi moda darat antara lain ketertiban lalu lintas, pelanggaran lalu lintas, dan muatan berlebih.

Baca juga: Kominfo-Kemenhub sepakat tingkatkan kompetensi nelayan gunakan radio

Baca juga: Ditjen Perkeretaapian Kemenhub tanda tangani pakta integritas


 

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menhub ajak swasta investasi pada proyek transportasi umum

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar