Spike Lee presiden Cannes pertama berkulit hitam

Spike Lee presiden Cannes pertama berkulit hitam

Spike Lee berpose di belakang panggung dengan penghargaan Skenario Adaptasi Film Terbaiknya untuk "BlackKklansman", Hollywood, Los Angeles, California, AS, 24 Februari 2019. ANTARA/REUTERS /Mike Segar/pri.

Jakarta (ANTARA) - Shelton Jackson "Spike" Lee akan menjadi pemimpin juri Festival Film Cannes tahun ini. Penyelenggara festival berharap sang sutradara provokatif asal Amerika Serikat ini akan "mengguncang" di perkumpulan sineas elit dunia.

Lee mengaku "terhormat menjadi diaspora Afrika pertama" yang terpilih di posisi bergengsi itu.

Penyelenggara festival Thierry Fremaux mengatakan menunjuk presiden kulit hitam pertama untuk juri Cannes bukanlah keputusan politik, tetapi "pesan universal."

Berbicara di radio RTL Prancis Selasa, Fremaux mencatat adanya kebangsaan yang beragam dari anggota juri dan sutradara yang filmnya diputar di Cannes.

Banyak film Lee telah ditayangkan di Cannes, dan "BlacKklansman" -nya memenangkan hadiah utama di Cannes tahun lalu.

Festival tahun ini berlangsung 12-23 Mei, dan anggota dewan juri lainnya akan diumumkan pada bulan April.

"Ketika saya mendapat telepon ... saya terkejut, bahagia, terkejut dan bangga pada saat yang sama," kata Lee dalam sebuah surat. Dia mengatakan Cannes "mengubah lintasan siapa diriku di dunia perfilman," PageSix dikutip Rabu.

Baca juga: Film "Parasite" wakili Korea Selatan di ajang Oscar

Baca juga: Daftar pemenang festival film Cannes 2019

Baca juga: Antonio Banderas - Emily Beecham aktor dan aktris terbaik Cannes 2019

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar