XL Axiata operasikan jaringan 4G di daerah 3T Lampung

XL Axiata operasikan jaringan 4G di daerah 3T Lampung

Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal (kanan) berbincang dengan perwakilan XL Axiata, antara lain Head of Sales XL Axiata wilayah Lampung-Sumsel Outer-Bengkulu, Budi Utama Lubis (kedua dari kanan) dalam peresmian pengoperasian Jaringan 4G Universal Service Obligation (USO) XL Axiata, Selasa (14/1/2020). Saat ini di seluruh Sumatera dan kepulauan sekitarnya, XL Axiata telah mengoperasikan lebih dari 10 titik BTS jaringan USO 4G di area terpencil. ANTARA/HO-XL Axiata.

Semua BTS USO itu merupakan bagian dari pembangunan dan pengoperasian jaringan USO di total 289 titik yang berlokasi di berbagai provinsi yang dilaksanakan XL Axiata sepanjang 2019
Jakarta (ANTARA) - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berkomitmen mendukung pemerintah dalam pemerataan dan percepatan pembangunan hingga daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) di Sumatera, khususnya di Pesisir Barat, Lampung, dengan menghadirkan jaringan telekomunikasi 4G.

Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi dalam rilis di Jakarta, Kamis, mengatakan saat ini di seluruh Sumatera dan kepulauan sekitarnya, XL Axiata telah mengoperasikan lebih dari 10 BTS program Universal Service Obligation atau USO yang semuanya 4G.

Baca juga: Trafik data XL Axiata Jatim naik 28 persen selama libur akhir tahun


Pada Desember 2019 perusahaan mulai mengoperasikan BTS USO di Kabupaten Natuna, Kabupaten Seluma, Bengkulu, serta di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.

"Semua BTS USO itu merupakan bagian dari pembangunan dan pengoperasian jaringan USO di total 289 titik yang berlokasi di berbagai provinsi yang dilaksanakan XL Axiata sepanjang 2019," katanya.

Desy berharap keberadaan jaringan data 4G di setiap area, termasuk di Desa Bandar Dalam, Pesisir Barat tersebut bisa memacu roda perekonomian masyarakat setempat.

Masyarakat bisa memanfaatkannya untuk mempromosikan yang potensi ekonomi daerah, atau meningkatkan produktivitas berbagai sektor, termasuk usaha kecil menengah. Selain itu, keberadaan layanan data setingkat 4G akan bisa menjembatani masyarakat sekitar dalam mengakses informasi yang setara dengan daerah lain.

Baca juga: Trafik data XL Axiata naik saat libur panjang


Daerah Pesisir Barat memiliki potensi pariwisata terutama wisata pantai. Banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang datang untuk menikmati keindahan pantai dan juga dengan tujuan untuk berselancar.

Selain itu Pesisir Barat juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan yang berbasis pada pengelolaan sumber daya alam di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan dan perikanan.

Head of Sales Lampung, Sumsel Outer, Bengkulu, Budi Utama Lubis, mengatakan selain jaringan USO, sejak Maret 2017, XL Axiata telah menghadirkan layanan 4G di Lampung dan masuk ke semua kota/kabupaten.

Saat ini, infrastruktur jaringan XL Axiata di Lampung didukung sekitar 2.500 BTS, termasuk sekitar 1.900 BTS data (3G dan 4G). Pelanggan di Lampung lebih dari 800 ribu, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Baca juga: XL Axiata buka jaringan telekomunikasi di Natuna


Hal ini menunjukkan kepercayaan besar dari masyarakat atas peningkatan kualitas jaringan XL Axiata di Lampung dan sekitarnya. Penggunaan data di Lampung juga terus tumbuh signifikan. Tercatat pada saat Natal dan Tahun Baru 2020, trafik data meningkat 13 persen dari kondisi normal.

Di seluruh Sumatera dan kepulauan, saat ini XL Axiata juga terus melakukan perluasan infrastruktur jaringan layanan data, sejalan dengan fokus perusahaan untuk terus mendorong perkembangan dan pertumbuhan penggunaan layanan data di masyarakat.

Tercatat lebih dari 24 ribu BTS, termasuk sekitar 18 ribu BTS data (3G & 4G) di seluruh Sumatera dan kepulauan sekitarnya yang menjangkau lebih dari 150 kota/kabupaten.

Saat ini jumlah pelanggan XL Axiata di Sumatera mencapai sekitar 19 persen dari jumlah pelanggan nasional, dengan jumlah pelanggan data mencapai lebih dari 95 persen.

Baca juga: Jaringan telekomunikasi dan data 4G hadir di pelosok Natuna Kepri

 

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar