Tiga pengeroyok di Jalan Masjid Darussalam diringkus polisi

Tiga pengeroyok di Jalan Masjid Darussalam diringkus polisi

ILUSTRASI: Pemukulan yang berujung pengeroyokan. ANTARA/Ardika/am

Mengetahui niat korban yang dengan sengaja membawa proposal permohonan lantas mengajak kedua temannya untuk melakukan pengeroyokan
Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Restro Metro Jakarta Selatan meringkus tiga orang pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap seorang korban berinisial HR (34) di Jalan Masjid Darussalam, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Ada tiga orang yang diamankan yaitu US, DH, dan KD. Ketiganya ditangkap berdasarkan keterangan dua orang saksi bernama Supriyanto dan Reza," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya Ghalib di Jakarta ,Sabtu.

Ketiganya ditangkap atas laporan HR yang mengalami penyerangan dari para pelaku saat ingin meminta air minum kemasan ke salah satu distributor air kemasan di kawasan itu.

Baca juga: Polisi tetapkan 16 tersangka pengeroyokan dalam tawuran di Semeru

Baca juga: Polri benarkan satu polisi jadi korban pengeroyokan suporter bola

Baca juga: Tersangka pengeroyokan geng motor berjumlah lima orang


KD yang bekerja sebagai petugas keamanan di perusahaan air kemasan itu mengetahui niat korban yang dengan sengaja membawa proposal permohonan lantas mengajak kedua temannya untuk melakukan pengeroyokan.

"KD dan kawan-kawan langsung menyerang korban dan diseret lebih kurang 500 meter hingga luka tangan, kepala, dan leher," kata Andi.

Laporan HR dengan nomor regisitrasi LP / 91 / I / 2020 / PMJ / Restro Jaksel itu diproses dua hari kemudian dan saat ini para pelaku sedang menjalani tahap pemeriksaan seusai HR melakukan visum.

Alat bukti berupa keterangan saksi dan visum itulah yang digunakan polisi untuk menangkap ketiga orang yang melakukan pengeroyokan terhadap HR.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Cara menghadapi perundungan menurut pengamat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar