Jean Paul Gaultier mundur dari dunia fesyen

Jean Paul Gaultier mundur dari dunia fesyen

Perancang busana asal Prancis, Jean Paul Gaultier berdiri di samping patung dirinya karya pemahat Eric Saint Chaffray, di Museum Lilin Grevin, Paris, Prancis pada 18 Desember 2017. (ANTARA/ REUTERS/Charles Platiau/File Photo).

Saya akan memberikan Anda persembahan terakhir
Jakarta (ANTARA) - Desainer papan atas Jean-Paul Gaultier memutuskan untuk pensiun, setelah 50 tahun berkarir di dunia fesyen yang telah membesarkan namanya.

Kendati demikian, Gaultier meminta penggemar label busananya untuk tidak khawatir, karena dia akan menyerahkan label tersebut kepada proyek kreatif lainnya seperti dilaporkan The Guardian.

Gaultier mengatakan akan berhenti merancang produk garmen meskipun label parfum dan busana papan atas ini tetap terus diproduksi. Hal ini dikatakan oleh Gaultier melalui video yang dia unggah di akun Twitter pribadinya pada Jumat (17/1) waktu setempat.

Dalam video itu Gaultier menyatakan pagelaran busana yang akan dia gelar di Paris pada Rabu (22/1) waktu setempat, akan menjadi pagelaran busana terakhir yang dia garap.
 
"Saya akan memberikan Anda persembahan terakhir. Ini akan menjadi pagelaran adi busana terakhir saya. Pagelaran terakhir saya untuk Gaultier Paris. Anda harus datang, Anda tidak boleh melewatkannya," ujar Gaultier dalam video tersebut.

"Tapi saya dapat memastikan bahwa label Gaultier Paris akan tetap berlanjut, adi busana akan tetap berlanjut. Saya memiliki konsep baru, saya akan umumkan nanti, saya akan bocorkan semua rahasia kecil itu kepada Anda. Label ini tetap berlanjut."

Gaultier (67) adalah sosok terkenal yang merancang penutup dada fenomenal berbentuk kerucut yang dikenakan oleh Madonna pada 1976. Sosok Gaultier dikenal sebagai desainer yang mendobrak banyak batasan dalam fesyen, yang membaurkan garis batas antara busana pria dan wanita.

Gaultier dikenal sebagai perancang busana dengan gaya yang tidak relevan dan provokatif. Namun, reputasi ini justru membawanya ke puncak popularitas dan membedakannya dari perancang busana lainnya.

Sejak 2015 Gaultier memutuskan berhenti merancang busana untuk lini busana siap pakai miliknya karena ingin fokus pada adi busana buatan tangan - yang hanya mampu dibeli oleh orang-orang kaya di dunia ini.

Juru bicara untuk label Gaultier mengatakan bahwa perancang busana ini akan kembali ke dunia desain. Namun sama seperti perancang busana veteran asal Jepang, Kenzo Takada yang kini merancang interior, Gaultier akan kembali namun di area kreatif yang berbeda.

Baca juga: Jean-Paul Gaultier dandani patung penyanyi Anggun di Madame Tussauds

Baca juga: Tren lempengan penutup dada Zendaya sampai Gwyneth Paltrow

Penerjemah: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar