PMI Tangerang sudah penyemprotan disinfektan 1.802 rumah

PMI Tangerang sudah penyemprotan disinfektan 1.802 rumah

Kegiatan penyemprotan disinfektan di pemukiman warga di Tangerang. ANTARA/ Dokumen

Tangerang (ANTARA) - PMI Kota Tangerang telah melakukan penyemprotan disinfektan  pada 1.802 rumah pasca banjir di daerah setempat.

Kabiro Humas PMI Kota Tangerang, Ade Kurniawan di Tangerang, Senin mengatakan penyemprotan telah dilaksanakan di empat kecamatan yakni Karawaci, Larangan, Tangerang dan Pinang.

Dijelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mencegah timbulnya bibit penyakit pasca bencana banjir yang merendam pemukiman.

Penyemprotan ini tidak hanya rumah-rumah warga akan tetapi juga ke tempat ibadah masjid serta beberapa fasilitas umum yang terdampak banjir.
Baca juga: Setelah banjir, petugas lapangan diperiksa kesehatan
Baca juga: Selama banjir, layanan 112 tangerang terima 3.683 panggilan


"Dengan disemprot disinfektan ini masyarakat Kecamatan pinang dapat terhindar dari penyakit,"jelasnya

Lurah Panunggangan Utara Warji menuturkan desinfektan ini dapat menseterilkan wilayahnya atau kampung ini dari bakteri bakteri pasca banjir.

"Dimana bakteri bakteri pasca banjir ini sangat menjangkit penyakit kalau tidak diseterilkan,'' ungkapnya

Menurutnya, ini merupakan sebagai pelayanan prima kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir agar terhindar dari penyakit.
Baca juga: Banjir usai, warga Kota Tangerang keluhkan diare dan gatal kulit

"Saya berterima kasih kepada PMI yang telah perhatian kepada kita khususnya masyarakat panunggangan utara," imbuhnya

Camat Pinang Kaonang mengatakan, penyemprotan cairan desinfektan ini sebagai langkah upaya antisipasi dalam pencegahan timbulnya penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang muncul pasca banjir lalu.

"Semoga setelah pasca banjir ini masyarakat pinang akan kembali hidup bersih dan sehat dari serangan penyakit," ucapnya.
Baca juga: Wali Kota Tangerang mengepel bersama siswa di sekolah terdampak banjir

Usai banjir, PMI semprotkan cairan disinfektan ke rumah warga

Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar