Presiden Jokowi coba Puncak Waringin di Labuan Bajo, ini harapannya

Presiden Jokowi coba Puncak Waringin di Labuan Bajo, ini harapannya

Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menteri Pariwisata Wishnutama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, arsitek Yori Antar Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo dan staf khusus Presiden Adamas Belva Devara di "viewing deck" Puncak Waringin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (20/1) (Desca Lidya Natalia)

Ada investor baru, ada yang dari domestik, ada yg dari asing, ada juga dari UEA (Uni Emirat Arab)
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencoba Puncak Waringin yang rencananya akan menjadi destinasi wisata baru di kawasan Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Saya kira semuanya masih dalam progres yang tepat waktu. Ini juga nanti (Puncak) Waringin ini akan menjadi creative hub, di mana usaha kecil, usaha mikro, usaha menengah progresnya akan disajikan di sini," kata Presiden Jokowi di Labuhan Bajo, NTT,  Senin.

Puncak Waringin adalah tempat memamerkan barang kerajinan sekaligus creative hub dari kesenian lokal Labuan Bajo. Terdiri dari bangunan utama seluas 350 meter persegi, bangunan ini punya dua lantai yaitu lantai pertama untuk lounge dan lantai kedua untuk pusat cenderamata dan viewing deck.

Pelaksanaan pembangunan tahap satu berlangsung pada Juli-Desember 2019 dengan menelan biaya Rp9,3 miliar.

Sedangkan pembangunan tahap dua rencananya akan dimulai pada Maret 2020 dengan bangunan komersil seluas 525 meter persegi juga berlantai dua dengan lantai pertama untuk kios dan lantai kedua untuk area tenun.

Nantinya Puncak Waringin juga akan punya ruang terbuka publik seluas 1.700 meter persegi yang dilengkapi dengan amplitheater dan area parkis seluas 235 meter persegi. Estimasi anggaran mencapai Rp22 miliar.

"Di sini juga akan ada training-training kegiatan pariwisata dan usaha mikro. Saya kira dalam semua hal harus kita injeksi dan berikan training agar kemasan bisa ditingkatkan," tambah Presiden Jokowi.

Salah satu arsitek tempat tersebut, Yori Antar mengatakan creative hub akan menjadi lokasi riset wisata.

"Nanti akan menjadi tempat bagaimana membuat produk-produk yang bisa diperjualbelikan baik indoor maupun outdoor, ini kan tempat jual souvenir, nah creative hub akan jadi semacam tempat riset yang bisa menghasilkan produk-produk wisatanya," kata Yori Antar.

Sementara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Labuan Bajo, pemerintah, menurut Presiden Jokowi, akan menyewa konsultan.

"Kita akan sewa yang memang bagiannya meng-upgrade sumber daya manusia, baik untuk misalnya untuk budaya buang sampah, budaya ramah terhadap turis, semua nanti akan ada training seperti itu, termasuk tentu saja ini yang namanya creative hub Waringin juga arahnya akan ke sana juga," ungkap Presiden Jokowi.

Presiden juga mengakui dengan geliat perbaikan Labuhan Bajo, banyak investor baru yang berminat masuk.

"Ada investor baru, ada yang dari domestik, ada yg dari asing, ada juga dari UEA (Uni Emirat Arab) sana," tambah Presiden Jokowi.

Untuk itu sejumlah masalah, termasuk sengketa lahan juga harus segera diselesaikan. "Sengketa lahan tanyakan ke gubernur dan bupati," kata Presiden.

"Nanti kita bereskan," sambut Gubernur NTT Viktor Laiskodat.

Baca juga: Jokowi sebut pelabuhan wisata dan logistik di Labuan Bajo dipisah

Baca juga: Presiden Jokowi resmikan kawasan Marina Labuan Bajo

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden Jokowi resmikan Stadion Manahan Solo

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar