Pekalongan dilanda banjir

Pekalongan dilanda banjir

Hujan deras yang melanda Kota Pekalongan mengakibatkan beberapa kelurahan di daerah itu dilanda banjir. Hujan deras tersebut juga mengakibatkan pasien RSUD Kraton dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. (ANTARA/Kutnadi)

Adapun pasien yang ruangannya tergenang air juga kita evakuasi ke ruangan yang lebih aman
Pekalongan (ANTARA) - Hujan deras disertai angin dan petir yang terus mengguyur Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (20/1) sejak sekitar pukul 19.00 WIB hingga 21.30 WIB menyebabkan beberapa wilayah kelurahan di daerah itu dilanda banjir.

Informasi yang dihimpun ANTARA di Pekalongan, Senin, menyebutkan beberapa wilayah yang dilanda banjir tersebut antara lain Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kraton, halaman parkir Stasiun KA, Stadion Hoegeng, Jalan Gajah Mada, Jalan KH. Mansyur, Jalan Hanyam Wuruk, Jalan WR. Supratman, Jalan Surabaya, Jalan Jlamprang, Kuripan Kidul, dan Poncol, dengan ketinggian air 10 sentimeter hingga 50 sentimeter.

Kemudian, Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Karya Bakti, Jalan Merak, Jalan Sapuro, Jalan Jetayu, Jalan WR. Supratman, Jalan Raya Kertoharjo, Jalan Sapuro, dan Jalan Veteran, serta Jalan Progo (berdekatan RSU Budi Rahayu) juga tidak luput dari genangan banjir.

Bahkan, akibat banjir tersebut, sebagian pasien RSUD yang tergenang ruangan inapnya terpaksa harus dipindahkan ke ruang yang lebih aman.

Keluarga pasien Apriliani (35) mengatakan banjir yang terjadi pada Senin malam, sempat menimbulkan kekhawatiran para pasien di RSUD Kraton karena air sudah masuk ke ruangan inap.

"Kami berharap hujan segera reda agar ketinggian air yang sudah masuk ke ruangan inap ini tidak menimbulkan dampak pada pasien yang sedang dirawat," katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan Saminta mengatakan saat ini, pihaknya meningkatkan kesiapsiagaan dengan melakukan monitoring, pemantauan, pendataan, dan persiapan evakuasi.

"Saat ini, kami masih melakukan proses evakuasi pohon tumbang di Kelurahan Kuripan Kidul. Adapun pasien yang ruangannya tergenang air juga kita evakuasi ke ruangan yang lebih aman," katanya.

Ia mengatakan genangan banjir iru disebabkan curah hujan yang cukup tinggi sedang jumlah drainase belum maksimal.

"Akibatnya, banjir menggenangi permukiman dan RSUD Kraton, dan beberapa jalan raya. Hingga pukul 22.00 WIB belum ada warga yang mengungsi," katanya.

Baca juga: Pekalongan banjir, pemilik warung makan digandeng siapkan logistik
Baca juga: Ganjar cek rumah pompa di Pekalongan untuk antisipasi banjir

Pewarta: Kutnadi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sebabkan banjir dan mengancam alam, polisi tertibkan penambang liar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar