Jakarta (ANTARA News) - Menjelang pemilu dan pilpres 2009 tak banyak partai yang terang-terangan mengusung satu nama untuk digadang menjadi calon presiden, bahkan banyak partai yang memiliki kursi di DPR masih menunggu hingga detik terakhir menjelang pilpres untuk menentukan figur yang diajukan sebagai calon presiden.

Lain halnya dengan Partai Indonesia Sejahtera (PIS), sejak jauh-jauh hari telah mencanangkan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (Bang Yos) sebagai calon Presiden dalam pemilihan presiden 2009 mendatang.

Hingga saat ini nama figur yang diusung PIS pada Pilpres 2009 mendatang yakni Bapak Sutiyoso. Namun tidak menutup kemungkinan partai ini memilih figur lain, jika Bang Yos belum bisa menentukan sikapnya hingga menjelang verifikasi partai ke KPU," kata Ketua Umum DPP PIS Budiyanto Darmastono saat menegaskan keputusan partai berlambang bola dunia bergambar kepulauan Nusantara dibalut warna merah putih, akhir 2007 lalu.

Ia mengatakan, tindakan untuk memilih figur alternatif selain Sutiyoso, karena selama ini dinilai bersikap masih mengambang. "Kami akan melakukan pendekatan kembali ke Bang Yos, sehingga ia bisa menentukan sikapnya. Apakah siap untuk diusung oleh PIS atau gimana," katanya.

Nama Partai Indonesia Sejahtera (PIS) memang belum begitu dikenal oleh masyarakat. Partai itu merupakan salah satu dari belasan partai baru yang mengikuti verifikasi parpol calon peserta pemilu 2009. PIS kemudian menjadi salah satu dari 34 partai politik peserta pemilu dengan nomor urut 33 tak jauh dari Partai Kasih Demokrasi Indonesia nomor 32 dan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) nomor 34.

Lirikan PIS kepada Sutiyoso bak gayung bersambut ketika mantan Gubernur itu memberikan apresiasi atas pilihan partai tersebut. "PIS yang pertama kali menemui saya menyatakan dukungan dan sampai saat ini pun tetap setia dengan saya," kata Sutiyoso.

Dengan dukungan dari PIS, maka Sutiyoso pun memberi dukungan kepada PIS. "Saya akan all out untuk mendukung penuh PIS," kata Bang Yos.

Bang Yos mengungkapkan pula, sebenarnya ada dua Parpol baru lainnya yang lolos sebagai peserta Pemilu--dari 12 Parpol baru--yang telah memberi dukungan kepadanya.

"Ada 12 Parpol baru yang mendukung saya, namun dua yang lolos (ikut Pemilu 2009) yakni, PIS dan Partai Kedaulatan (PK). PIS tetap setia, sedangkan PK saya belum tahu karena kabarnya mereka mengalihkan dukungan ke calon lain," katanya.

Bang Yos berharap masih akan ada sejumlah parpol yang akan memberi dukungan. "Saya mengharapkan ada banyak Parpol yang mendukung saya karena prinsip saya lidi itu akan kuat jika dijadikan sapu," katanya.

Partai yang dipimpin oleh H. Budiyanto Darmastono kemudian pada Oktober 2008 menyampaikan dukungan secara resmi pada Sutiyoso. Dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung akhir Oktober itu, Sutiyoso menyatakan secara resmi diusung sebagai calon presiden (capres) Partai Indonesia Sejahtera (PIS).

"Baru satu partai yang mencalonkan saya untuk memperebutkan jabatan kursi presiden RI periode 2009-20014, yakni Partai Indonesia Sejahtera," katanya.

Sutiyoso mengaku tidak berharap banyak pada partai besar untuk meminang dirinya menjadi capres atau cawapres. "Partai-partai besar seperti PDI Perjuangan dan Golkar itu sudah punya capres/cawapres sendiri," ujar Sutiyoso.

Langkah Sutiyoso memang akan melalui jalan yang berliku. Hingga saat ini setidaknya terdapat sejumlah nama yang diwacanakan oleh berbagai partai dan ormas untuk maju dalam pilpres 2009 mendatang.

Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, Sri Sultan Hamengku Buowono X dan Abdurrachman Wahid merupakan sosok yang dapat mengganjal langkah Sutiyoso meski sudah didukung oleh PIS.

Sementara itu, PIS sendiri menghadapi ganjalan yang tidak mudah dengan disahkannya UU Pilpres yang mengatur persyaratan pengajuan pasangan Capres-Cawapres yakni 20 kursi DPR atau 25 persen suara nasional oleh partai politik.

Target di parlemen

Partai yang bermarkas jalan Slamet Riyadi 19 Matraman Jakarta Timur itu juga memasang target untuk perolehan kursi di DPR.

Budiyanto dalam sebuah kesempatan mengatakan Dewan Pimpinan Pusat Partai Indonesia Sejahtera (PIS) menargetkan tiga persen raihan suara atau sekitar 20 kursi DPR RI pada Pemilu 2009.

PIS optimistis dapat mencapai target tersebut berdasarkan kondisi, peluang dan upaya yang telah dilakukan selama ini.

Menurutnya, berdasarkan peta politik terdapat 13 provinsi yang dianggap sebagai daerah basis atau daerah yang diperkirakan akan banyak menyumbangkan suara untuk PIS. Ke-13 provinsi itu adalah Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, masing-masing diharapkan dapat menyumbang satu kursi di DPR.

Untuk mewujudkan target itu maka telah disiapkan sejumlah program yang diyakini dapat menarik perhatian masyarakat seperti pemberdayaan ekonomi kerakyatan, penegakan hukum dan reformasi birokrasi pemerintahan.

Dalam bidang ekonomi, pihaknya akan mendesak pemerintah untuk memberikan pinjaman modal usaha bagi masyarakat. Di bidang hukum, memperjuangkan UU tentang pembuktian terbalik agar dapat menjerat pelaku tindak pidana korupsi.

Sedangkan di bidang birokrasi, PIS akan memperjuangkan pemangkasan prosedur yang menyebabkan pelaku usaha harus mengeluarkan biaya yang besar guna mendapatkan perizinan. Birokrasi yang diterapkan selama ini tidak memberikan angin segar bagi dunia usaha di tanah air. (*)

Kepengurusan
Ketua : Budiyanto Darmastono
Sekjen : Marnixon RC Wila
Nomor Urut : 33

Alamat
Slamet Riyadi No.19 Matraman Jakarta Timur,
Telepon : 021-8513890 dan 021-8512690.

Oleh Oleh Panca Hari Prabowo
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2008