300 personil polisi jaga keamanan korban banjir bandang Lebak

300 personil polisi jaga keamanan korban banjir bandang Lebak

Kapolres Lebak Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andre Firman mengunjungi Posko Pengungsian di Dodiklatpur Ciuyah Lebak, Selasa. (ANTARA)

Lebak (ANTARA) - Sebanyak 300 personil kepolisian menjaga keamanan di sejumlah pemukiman korban bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

"Kami sejauh ini belum menerima laporan adanya tindakan kriminal di lokasi bencana banjir bandang dan longsor itu," kata Kapolres Lebak Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andre Firman saat mengunjungi Posko Pengungsian di Dodiklatpur Ciuyah Lebak, Selasa.

Kepolisian yang diterjunkan untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan longsor itu melibatkan anggota kepolisian wilayah Kabupaten Lebak dan Polda Banten.

Baca juga: Polda Banten periksa saksi, amankan barang bukti penambangan ilegal
Baca juga: Pemprov Banten kucurkan Rp1,5 miliar antisipasi rawan pangan di Lebak


Mereka selama 24 jam melakukan penjagaan keamanan di lokasi pemukiman bencana banjir bandang dan longsor.

Selain itu juga menggelar patroli rutin guna mencegah terjadi tindakan kriminal maupun pencurian.

"Kami menerjunkan anggota polisi sebanyak 300 personel untuk penanggulangan bencana alam di Lebak," katanya menegaskan.

Menurut dia, saat ini juga rumah warga korban bencana banjir bandang dan longsor yang selamat dari luapan Sungai Ciberang mendapat pengamanan dari aparat.

Penjagaan pengamanan pemukiman korban bencana alam juga dibantu oleh anggota TNI baik siang maupun malam hari.

Pengamanan pemukiman warga juga di lokasi terisolir di Kampung Cigobang dan Cinyiru Desa Banjarsari Kecamatan Lebak Gedong.

Saat ini, kata dia, lokasi itu masih terisolir akibat jembatan putus dan rawan longsor.

Perkampungan itu, kata dia, hingga kini belum menembus kendaraan roda dua dan roda empat.

Karena itu, anggota kepolisian selain memberikan pengamanan kepada rumah-rumah warga yang ditinggalkan penghuninya juga membantu menyalurkan pendistribusian logistik.

Pendistribusian logistik itu, selain menggunakan jalur udara juga berjalan kaki hingga tiga kilometer ke sejumlah pemukiman yang terisolir di Kecamatan Lebak Gedong dan Sajira.

Kepolisian juga membantu melakukan evakuasi dan penyelamatan terhadap warga yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor.

"Kami minta semua anggota polisi dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang terkena musibah bencana alam itu dengan melakukan penjagaan keamanan juga menyalurkan bantuan logistik," katanya menjelaskan.

Baca juga: Anak-anak terdampak banjir di Lebak terima bantuan seragam sekolah
Baca juga: Istri Menteri Sosial semangati pelajar terdampak banjir di Lebak
Baca juga: Kementerian PPPA pelatihan memasak di pengungsian korban banjir Lebak

Pewarta: Mansyur suryana
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Wapres RI minta pengungsi banjir bandang Lebak bersabar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar