Iran tegaskan tak akan mengembangkan senjata nuklir

Iran tegaskan tak akan mengembangkan senjata nuklir

Kepala Organisasi Energi Atom Iran Ali-Akbar Salehi (kiri) menjawab pertanyaan awak media saat kunjungannya ke reaktor nuklir air berat di Kota Arak, Iran, Senin (23/12/2019). Iran meluncurkan pembangunan kembali sebagian reaktor air berat Arak pada hari Senin, sebuah langkah yang tidak melanggar batasan internasional namun menunjukkan mereka mengembangkan sektor ini meski dalam tekanan Amerika Serikat. ANTARA FOTO/West Asian News Agency via REUTERS/wsj.

Dengan atau tanpa perjanjian nuklir kami tidak akan berupaya memiliki senjata nuklir
Dubai (ANTARA) - Iran tidak akan pernah mengembangkan senjata nuklir, dengan atau tanpa perjanjian nuklir, kata Presiden Iran Hassan Rouhani, Rabu.

Rouhani mendesak negara-negara berpengaruh di Eropa untuk menghindari kesalahan sama yang dibuat Washington dengan melanggar perjanjian nuklir, yang dibuat pada 2015 oleh Teheran bersama negara-negara kuat.

"Kami tidak pernah berusaha mengembangkan senjata nuklir ... Dengan atau tanpa perjanjian nuklir kami tidak akan berupaya memiliki senjata nuklir .. Kekuatan-kekuatan Eropa akan menanggung konsekuensinya jika melanggar perjanjian tersebut," kata Rouhani di lamannya, President.Ir.

Sebagai tanggapan terhadap tindakan Washington menarik AS keluar dari perjanjian pada 2018 serta memberlakukan lagi sanksi, Iran telah secara bertahap menurunkan kewajibannya.

Rouhani mengatakan Iran tetap mengikatkan diri dengan perjanjian itu dan kembali menjalankan kewajibannya jika pihak-pihak lainnya juga memenuhi kewajiban mereka.

Sumber: Reuters
Baca juga: Macron katakan Prancis tegas terhadap ambisi nuklir Iran
Baca juga: AS kecam ancaman Iran keluar dari perjanjian nuklir global

Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar