Ragam pernak-pernik Imlek yang paling dicari di tahun Tikus Logam

Ragam pernak-pernik Imlek yang paling dicari di tahun Tikus Logam

Lampion dan pernak-pernik Imlek 2571 yang dijajakan di kawasan Pecinan di Glodok, Jakarta Barat, Kamis (23/1/2020). ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira/am.

Jakarta (ANTARA) - Perayaan Tahun Baru Imlek 2571, yang kali ini merupakan tahun Tikus Logam, tinggal menghitung hari.

Meski tetap identik dengan warna merah, ada beberapa hal baru di perayaan Imlek kali ini, termasuk pernak-pernik Imlek.

Di kawasan pecinan Glodok, Jakarta Barat, pernak-pernik bernuansa tikus menjadi buruan pembeli.

Yuncai, salah seorang penjual pernak-pernik Imlek di kawasan itu mengatakan bahwa pernak-pernik kecil bernuansa lampion dan tikus menjadi favorit pembeli tahun ini.

"Aseksoris baru seperti gambar karakter tikus, sekarang cukup banyak dicari. Ada pula lampion berbagai ukuran dan bahan, yang pasti dibeli sama pelanggan," ujar pria berkacamata itu saat ditemui pada Kamis.

Sejumlah gambar karakter tikus dapat ditemukan di pajangan dinding, stiker, kaos, hingga gantungan kunci atau ponsel yang juga dihias oleh lonceng dan rumbai kecil.
Lampion dan pernak-pernik Imlek 2571 yang dijajakan di kawasan Pecinan di Glodok, Jakarta Barat, Kamis (23/1/2020). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)


Harga untuk hiasan dan lampion pun beragam, tergantung ukuran dan bahan yang digunakan.

Salah satu yang menarik adalah banyaknya lampion nanas berukuran besar, yang menurut Yuncai juga cukup laris dibeli.

"(Lampion) Nanas dianggap sebagai Wang Lai, atau raja datang yang membawa banyak rezeki. Masyarakat Tionghoa berharap tahun depan akan semakin banyak rezeki yang datang," ujarnya.

Sedangkan bagi pedagang lainnya, Edi, mengatakan bahwa amplop angpao menjadi barang yang paling laku di lapaknya. Pedagang musiman itu mengaku setidaknya dalam sehari bisa menjual ratusan lebih amplop berbagai model.
Amplop angpao Imlek 2571 yang dijajakan di kawasan Pecinan di Glodok, Jakarta Barat, Kamis (23/1/2020). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

Bicara soal model, rupanya amplop angpao yang dihiasi gambar, karakter, atau huruf tradisional China masih menjadi favorit para pembelinya.

"Sekarang sih walaupun sudah ada yang warna-warni, (amplop angpao) yang paling laku tetap yang merah, dengan tulisan Bahasa China 'hoki' di atasnya," kata Edi.

Lebih lanjut, tulisan karakter huruf tradisional China "hoki" juga dapat ditemukan di beberapa pernak-pernik lainnya seperti lampion, hiasan, gantungan/pajangan dinding, hingga stiker.

Tulisan dengan karakter huruf tradisional lainnya yang cukup sering ditemukan, utamanya di pembungkus jimat, adalah 平安福 (ping an fu), yang artinya kedamaian dan keberuntungan.


Baca juga: Pedagang pernak-pernik Imlek penuhi Jalan Pancoran, Glodok

Baca juga: Pernak pernik Imlek bawa rezeki di Petak Sembilan

Baca juga: Omzet penjualan pernak-pernik imlek meningkat

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden Jokowi kenakan cheongsam di perayaan Imlek Nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar