Wapres harap IPPNU dorong penguasaan teknologi untuk OPOP

Wapres harap IPPNU dorong penguasaan teknologi untuk OPOP

Wakil Presiden Ma’ruf Amin membuka Rakernas Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jombang, Jawa Timur (23/1/2020). (Fransiska Ninditya)

Jombang (ANTARA) - Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dapat mendorong penguasaan teknologi digital di kalangan santriwati, khususnya dalam meningkatkan pemasaran one pesantren one product (OPOP).
 

“IPPNU perlu didorong agar membentuk pelajar dan santri yang kreatif dan inovatif dalam pemberdayaan ekonomi santri dan pelajar melalui semangat berwirausaha, agar benar-benar memahami tren digital saat ini,” kata Wapres Ma’ruf saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IPPNU di Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jombang, Jawa Timur, Kamis.

 

Di era revolusi industri 4.0 saat ini, lanjut Wapres Ma’ruf, para pelajar putri NU dapat berperan dalam menciptakan usaha mikro dan kecil serta memasarkannya di kalangan antarpesantren, nasional bahkan hingga tingkat dunia.

 

Untuk dapat mencapai hal tersebut diperlukan pengetahuan mencukupi mengenai pemasaran produk serta menerima peluang kerja sama dengan perusahaan rintisan marketplace.

 

“Saya harapkan kepada pelajar dan santri IPPNU mampu menciptakan kemandirian umat melalui para santri, masyarakat dan pondok pesantren itu sendiri; agar mampu mencapai kemandirian ekonomi, sosial dan juga memacu pengembangan skill teknologi produksi, distribusi, pemasaran melalui sebuah pendekatan inovatif dan strategis,” jelasnya.

 

Dengan menciptakan UMK, yang dimulai dari kalangan pondok pesantren, para santri dan santriwati dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar pesantren dan menurunkan tingkat kemiskinan.

 

“Saya ingin mendorong agar para santri ikut berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi, agar turut serta menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan indeks pembangunan manusia,” ujar Ma’ruf Amin.

 

OPOP merupakan program peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan santri, pondok pesantren dan para alumninya. Satu pesantren diharapkan dapat mengembangkan satu jenis produk UMK, sehingga pemasarannya dapat saling berkontribusi antarpesantren.

 

Di Jawa Timur, program OPOP menargetkan santripreneur milenal baru yang mampu menciptakan produk unggulan yang inovatif berbasis digital sebagai bentuk Sinergitas kegiatan IPPNU untuk melahirkan Digital Entrepreneurship.

Baca juga: Wapres lakukan kunjungan kerja ke Jombang, Jawa Timur

Baca juga: Wapres akan hadiri acara IPPNU di Jombang

Baca juga: Wapres Ma'ruf harap RUU "omnibus law" segera disahkan


Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tinjau rumah tahan gempa Lombok, Wapres berharap korban terdampak semangat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar