Kemenpora belum terima usulan anggaran untuk Olimpiade 2020

Kemenpora belum terima usulan anggaran untuk Olimpiade 2020

Dokumentasi: Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto menjawab pertanyaan para pewarta setelah menyaksikan penutupan Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Asia 2019 di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (23/11/2019 ). (ANTARA/A Rauf Andar Adipati)

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S. Dewa Broto mengungkapkan, pihaknya belum menerima usulan anggaran bagi kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Olimpiade 2020 Tokyo.

“Anggaran sudah ada jumlahnya, cuma Pak Rosan usulkan berapa kita belum tahu.” ujar Gatot di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis.

Gatot menuturkan, Kemenpora sebetulnya sudah menentukan anggaran kontingen Indonesia untuk Olimpiade. Namun jumlah tersebut bisa saja berubah disesuaikan dengan usulan anggaran dari Chief de Mission (CdM) Rosan Roeslani.

"Kalau dulu pas SEA Games kami hanya bersedia Rp47 miliar. NOC merasa gak cukup, kemudian ada proposal penambahan anggaran. Namun untuk Olimpiade, sejauh ini belum ada," katanya.

“Kami sedang menyusun MoU dengan cabor-cabor yang mengajukan proposal. Meskipun belum bisa semua, baru beberapa atlet sih yang positif ke Olimpiade,” ujarnya menjelaskan.

Baca juga: Sapwaturrahman butuh "sejengkal" lagi menuju Olimpiade 2020

Gatot menegaskan, Kemenpora tidak akan sembarangan mengucurkan anggaran kepada cabang olahraga. Pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dulu pada atlet yang posisinya masih belum aman dan harus mengikuti beberapa kejuaraan kualifikasi.

“Kami utamakan yang (lolos) Olimpiade. Baru beberapa cabor, karena mereka juga atletnya belum aman,

“Yang masih kualifikasi sedang kita verifikasi supaya tidak salah sasaran,” katanya.

Baca juga: Zohri ke China sebagai persiapan jelang Olimpiade 2020

Sementara sebelumnya, Rosan selaku Ketua Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2020 memastikan bahwa penyusunan anggaran dapat selesai dan diserahkan kepada Kemenpora pada akhir Januari ini.

“Bulan Januari ini akan selesai pembentukan tim dan anggaran,” kata Rosan beberapa waktu lalu.

Hingga kini, baru empat atlet yang dipastikan lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo. Mereka adalah Lalu Muhammad Zohri dari cabang atletik, Vidya Rafika dari cabang menembak, dan dua atlet dari cabang panahan nomor recurve putra dan putri.

Sementara beberapa cabang olahraga lain seperti bulu tangkis, angkat besi, dan bala sepeda masih harus berjuang mendongkrak poin pada beberapa kejuaraan kualifikasi Olimpiade yang masih akan berlangsung hingga April mendatang.

Baca juga: CdM incar dua cabor lagi untuk Olimpiade 2020 Tokyo

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Aksi para pemanjat tebing anak di China

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar