Laporan dari Kuala Lumpur

Malindo Air - AirAsia batalkan sementara penerbangan dari dan ke Wuhan

Malindo Air - AirAsia batalkan sementara penerbangan dari dan ke Wuhan

Seorang pria melihat layar monitor jadwal penerbangan yang dibatalkan di bandara Wuhan, Provinsi Hubei, Kamis (23/01/2020). Pemerintah China memutuskan untuk mengisolasi Kota Wuhan, tempat awal virus berasal. China menangguhkan semua transportasi dari dan ke kota berpenduduk 11 juta orang itu. Tidak hanya bus dan kereta, penerbangan juga ditangguhkan. ANTARA FOTO/cnsphoto via REUTERS/pras.

Kuala Lumpur (ANTARA) - Maskapai Malindo Air dan AirAsia membatalkan sementara penerbangan rute Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KUL) ke Bandar Udara Internasional Wuhan, Tianhe, Republik Rakyat Tiongkok (WUH) hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Siaran pers Malindo Air, Kamis, menyebutkan penerbangan internasional pergi pulang (PP) rute Kuala Lumpur - Wuhan  dibatalkan sementara  hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Penutupan sementara tersebut sebagai langkah antisipasi sesuai pemberitahuan larangan perjalanan dari otoritas Wuhan mengenai dampak wabah virus corona.

Malindo Air selalu berkomitmen dalam memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan  penerbangan terhadap kru pesawat dan  penumpang.

Mereka menyebutkan penumpang yang memiliki tiket pesawat periode perjalanan 23 Januari hingga 8 Februari 2020 untuk alternatif penyesuaian jadwal keberangkatan, dapat menghubungi Call Center Malindo Air di +603-7841-5388 atau ke Kantor Penjualan Tiket  Malindo Air.

Malindo Air senantiasa memantau situasi di Wuhan, berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait serta memberikan perkembangan terkini kepada penumpang.

Sementara itu AirAsia memberitahukan mengingat situasi kesehatan dan pengumuman pemerintah baru-baru ini, semua penerbangan AirAsia dari Kota Kinabalu, Bangkok dan Phuket ke Wuhan, China untuk sementara dibatalkan hingga 28 Januari 2020.

AirAsia memastikan bahwa keselamatan dan kesejahteraan tamu adalah prioritas utamanya. AirAsia mematuhi saran dan peraturan dari otoritas kesehatan global dan lokal, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia.

Penumpang  AirAsia yang berada di Wuhan disarankan untuk mematuhi pengumuman yang dibuat oleh pemerintah dan otoritas kesehatan, dan untuk menghubungi misi diplomatik atau kedutaan masing-masing di China  untuk mendapatkan bantuan.

AirAsia memantau dengan cermat situasi ini dan akan terus memberikan informasi tentang perkembangan terkini. AirAsia menyediakan opsi berikut untuk penumpang  yang ingin mengubah rencana perjalanan mereka ke / dari Wuhan:

Mereka mengatakan rute ulang ke stasiun daratan China lainnya untuk penerbangan ke Kota Kinabalu, Bangkok dan Phuket tanpa biaya tambahan, tergantung ketersediaan kursi berlaku untuk semua penerbangan hingga 29 Februari 2020.

Baca juga: Ramai virus corona, Jepang minta warganya hindari perjalanan ke Wuhan
Baca juga: Dua kota di China diblokade karena wabah virus corona

 

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

RS Hasan Sadikin Bandung tangani 3 suspek baru virus corona

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar