RSUP Kariadi Semarang siapkan ruang isolasi pasien terinfeksi corona

RSUP Kariadi Semarang siapkan ruang isolasi pasien terinfeksi corona

Dokter Muchlis Achsan Udji selaku Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging RSUP dr. Kariadi menunjukkan tempat tidur untuk pasien terinfeksi virus Corona di ruang isolasi lantai enam Gedung Rajawali RSUP dr. Kariadi Semarang. (ANTARA/Wisnu Adhi)

Semarang, Jawa Tengah (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi Semarang menyiapkan beberapa ruang isolasi untuk menangani pasien yang diduga menderita penyakit pneumonia berat akibat infeksi virus corona baru (novel Coronavirus/nCov).

"Kami telah menyiapkan ruang isolasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan di Gedung Rajawali," kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP dr. Kariadi Nurdopo Baskoro di Semarang, Jumat.

Ia menambahkan, Ruang isolasi di IGD terdiri atas dua tempat tidur pasien dan ruang isolasi di lantai enam Gedung Rajawali terdiri atas 14 tempat tidur pasien.

Secara umum, ia menjelaskan, pengelola rumah sakit telah mendapat instruksi dari Kementerian Kesehatan mengenai persiapan penanganan medis pada pasien penyakit infeksi yang baru muncul.

Di samping menyiapkan sarana dan prasarana medis, RSUP dr. Kariadi menyiapkan tim dokter dan perawat yang terlatih di bidang masing-masing.

"Tim dokter yang terdiri dari 23 dokter sudah siap untuk menangani jika terjadi outbreaks atau wabah penyakit," kata Nurdopo.

Dokter Muchlis Achsan Udji selaku Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging RSUP dr. Kariadi menjelaskan bahwa prosedur penanganan pasien penyakit infeksi sudah ada.

"Begitu kita mendapatkan kasus atau pasien akan dibawa ke ruang isolasi di IGD untuk mendapat penanganan pertama," katanya.

Selanjutnya, ia mengatakan, pasien akan dipindahkan ke ruang isolasi di lantai enam Gedung Rajawali menggunakan ambulans dan lift khusus pasien infeksi guna meminimalkan kontak langsung dengan pasien lain, pengunjung, dan tenaga kesehatan di rumah sakit.

Ia menambahkan, ruang isolasi dikelola oleh dokter dan perawat yang bertugas melakukan pengendalian infeksi.

Baca juga:
Jepang, Korsel pastikan kasus kedua virus corona
​​​​​​​
Korban meninggal akibat virus corona bertambah jadi 25 orang

 

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar