Ratusan pelajar SMP di Kudus rayakan Imlek dengan atraksi barongsai

Ratusan pelajar SMP di Kudus rayakan Imlek dengan atraksi barongsai

Sejumlah siswa SMP Kanisius Kudus, Jawa Tengah, melakukan atraksi barongsai dalam rangka perayaan Tahun Baru China 2571 (Imlek) di aula SMP Kanisius di Jalan Yos Sudarso Kudus, Jumat (24/1/2020). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Masing-masing amplop berisi uang sebesar Rp12.000
Kudus (ANTARA) - Ratusan pelajar SMP Kanisius Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengelar perayaan Tahun Baru China 2571 (Imlek) dengan menggelar atraksi barongsai, liong, wushu, dan membagi-bagikan kue keranjang, Jumat.

Peringatan Imlek yang digelar di aula SMP Kanisius di Jalan Yos Sudarso Kudus, diawali dengan misa Imlek yang dipimpin oleh pemuka agama setempat.

Selanjutnya, sekitar 256 pelajar tersebut menggelar pertunjukan wushu, barongsai, maupun liong sebagai keseniaan khas China yang diperagakan oleh puluhan pelajar SMP Kanisius dari siswa kelas VII hingga kelas XV.

Sebelum peringatan Imlek berakhir, ratusan siswa mendapatkan kue keranjang dan angpao yang menjadi kebudayaan khas masyarakat Tionghoa sebagai wujud syukur menyambut datangnya Tahun Baru Imlek 2571 yang jatuh pada 25 Februari 2020.

"Peringatan Imlek memang menjadi agenda rutin setiap tahun yang dimulai beberapa tahun yang lalu. Terlebih lagi, mayoritas siswanya merupakan keturunan Tionghoa," kata Wakil Kepala SMP Kanisius Heri Christanto.

Baca juga: Ratusan pelajar gelar peringatan Imlek

Ia mengingatkan bahwa etnis Tionghoa juga warga Indonesia sehingga kegiatan itu juga dalam rangka untuk memupuk persatuan meskipun berbeda ras.

"Seluruh siswa itu adalah satu, yakni satu Indonesia," katanya.

Selama ini, kata dia, siswanya sudah terbiasa memperingati sejumlah hari besar kegamaan.
 
Dengan menggelar peringatan hari besar keagamaan sejumlah umat beragama, diharapkan memupuk semangat pluralisme para siswa dalam menghargai keberagaman antarumat beragama.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap orang tua siswa yang memberikan angpao sehingga bisa terkumpul angpao hingga ratusan amplop.

"Masing-masing amplop berisi uang sebesar Rp12.000," ujarnya.

Terkait dengan kepiawaian para siswa memperagakan atraksi barongsai, wushu, maupun liong, katanya, di sekolah memang ada kegiatan ekstra, baik wushu, barongsai, dan liong.

Baca juga: Tiga replika naga siap meriahkan Imlek dan CGM Singkawang
Baca juga: Ragam pernak-pernik Imlek yang paling dicari di tahun Tikus Logam

 

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar