Trump hargai upaya dan transparansi China mengenai virus corona

Trump hargai upaya dan transparansi China mengenai virus corona

Pasar Huanan, Wuhan, tempat pertama kali ditemukannya virus corona jenis baru yang menyebabkan 617 orang terkena pneumonia berat dan 17 di antaranya tewas. Pasar seluas tujuh kali lapangan bola itu menjual hasil laut, unggas, ular, kelelawar, binatang ternak, dan binatang liar. (ANTARA/HO-yehuoqingnian/mii)

Semuanya akan berjalan dengan baik. Khususnya, atas nama Rakyat Amerika, saya ingin berterima kasih kepada Presiden Xi!
Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat memuji penanganan China terhadap virus corona jenis baru yang menewaskan 26 orang di China dan menginfeksi setidaknya 800 lainnya.

"Tiongkok telah bekerja sangat keras untuk mengendalikan virus corona," ujar Donald Trump dalam akun resmi twitternya.

Amerika Serikat sangat menghargai upaya dan transparansi China.

"Semuanya akan berjalan dengan baik. Khususnya, atas nama Rakyat Amerika, saya ingin berterima kasih kepada Presiden Xi!," ujar Trump.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan China telah mengalokasikan dana sebesar 1 miliar yuan atau sekitar Rp1,97 triliun untuk mendukung Pemerintah Provinsi Hubei dalam mengendalikan wabah virus corona yang mematikan.

Ini merupakan langkah konkret di China dalam mengatasi virus corona jenis baru yang menyebabkan radang paru-paru berat (pneumonia), komentar media resmi setempat, Jumat.

Hingga Kamis (23/1) malam penyebaran virus yang diduga berasal dari ular dan kelelawar itu telah menyebabkan 617 orang menderita pneumonia berat, sebanyak 17 di antaranya meninggal dunia.

Di Provinsi Hubei sebagai tempat ditemukan kasus pertama pada 5 Januari 2020 telah terdapat 444 kasus. Virus tersebut telah menyebar ke 25 provinsi/kota setingkat provinsi di China dan beberapa negara lain.

Akses menuju Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei, telah ditutup total sejak Kamis (23/1) pukul 10.00 waktu setempat (09.00 WIB).

Pintu tol dari berbagai arah menuju Wuhan, seperti Gongjialing, Xiaojunshan, Hannan, Beihu, Huashan, Baiquan, Qinglong, dan Xihu ditutup total hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Demikian halnya dengan stasiun kereta api dan bandara.

Baca juga: Kekhawatiran virus korona meningkat, Wall Street dilanda aksi jual
Baca juga: Kekhawatiran penyebaran virus lebih jauh, dorong harga minyak jatuh
Baca juga: Wabah virus corona, Prancis konfirmasi dua kasus

Penerjemah: Azis Kurmala
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Virus Corona jenis baru di Indonesia diyakini belum bermutasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar